Bantu Korban Sulbar dan Manado, PMI Kotamobagu Galang Dana

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kotamobagu – Peduli dengan bencana gempa bumi di Mamuju Sulawesi Barat dan tanah longsor dan banjir di Manado,

Palang Merah Indoseia (PMI) Kota Kotamobagu mengadakan penggalangan dana dengan turun kejalan Senin 18/01/21 yang dipimpin langsung oleh Ketua PMI Kotamobagu Meidy Makalalag ST.

Kepada Mitrapol Ia mengatakan bahwa ini adalah aksi peduli kepada Korban Gempa Mamuju serta banjir dan tanah longsor Manado. Karena menurutnya, duka yang dirasakan oleh saudara kita yang disana adalah duka kita juga.
Dalam rangka mengurangi beban korban bencana alam tersebut, Genpi Kota Kotamobagu bersama dengan PMI Kota Kotamobagu dalam aksi penggalangan dana untuk korban misibah gempa bumi yang terjadi di sulawesi barat. Kiranya ini adalah misi kemanusiaan yang harus kita laksanakan.

“Ini adalah bentuk solidaritas untuk menggalang dana, karena mereka juga adalah bagian dari kita,” ujar Makalalag yang juga Ketua DPRD Kota Kotamobagu.

Selain bergerak di bidang promosi pariwisata, GenPi juga harus ambil andil dalam hal ini, mengingat ini adalah urusan kita bersama. Penggalangan dana ini di ikuti oleh teman-teman Genpi dan PMI kota Kotamobagu. Genpi Kotamobagu terus bersinergi dengan semua komunitas dan pemerintah dalam segala bidang, sehingga tercipta sinergitas yang kuat untuk daerah baik dalam misi kemanusiaan dan promosi pariwisata genpi harus ambil andil.

Kegiatan penggalangan dana ini dilakukan di Perempatan Mogolaing, turut hadir dalam aksi dana tersebut diantaranya awak media Mitrapol dan Generasi Pembangunan Indonesia (Genpi) Kotamobagu. Sementara itu antusiasme masyarakat yang melintas begitu besar dengan secara sukarela mereka memberikan bantuan dengan seiklasnya.

Semoga bencana alam ini segera ditanggulangi serta saudara-saudara kita yang tertimpa musibah diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah tersebut.

 

 

Pewarta : (Candra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *