LASKAR: Pemberantasan Ilegal Mining dan Ilegal Loging Dinilai Gagal, Kapolda Aceh harus segera Evaluasi Kinerja Ditreskrimsus Polda Aceh

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Provinsi Aceh – Ketua Umum Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (LASKAR), Teuku Indra Yoesdiansyah,SKM,SH meminta kepada Kapolda Aceh,Irjen Pol.Drs.Wahyu Widada,M.Phil untuk segera mengevaluasi kinerja anggotanya di bagian Ditkrimsus Polda Aceh agar pemberantasan ilegal mining dan ilegal loging di Aceh dapat tertangani dengan baik ucapnya.

Ketum LASKAR sangat kecewa dengan kondisi ilegal mining dan ilegal loging yang semakin merajalela menggerus perut bumi Aceh secara ganas ungkapnya.

LASKAR mendapatkan informasi jika ada setoran-setoran bulanan kepada para oknum sehingga pelaku ilegal mining dan ilegal loging merasa “aman dan nyaman” melakukan aksinya tersebut,” ujar Teuku Indra.
Masih ucap Ketum LASKAR jika Kapolda Aceh harus serius memperhatikan kinerja bawahannya tersebut dikarenakan efeknya dapat berimbas kepada dirinya selaku Pimpinan Polda Aceh jangan karena ulah para oknum ataupun bawahannya yang tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik maka masyarakat menilai jika Kapolda Aceh yang gagal dalam melaksanakan tugas nantinya.

Ketum LASKAR menyarankan kepada Kapolda Aceh untuk melakukan pengawasan secara “intensif” terhadap kinerja Ditkrimsusnya secara terus menerus guna mencapai hasil yang maksimal sehingga Polda Aceh dapat lebih dipercaya oleh masyarakat, jika perlu segera lakukan penyegaran terhadap tugas anggotanya tersebut,” ucapnya.

Wilayah yang masih saja menggila terhadap kejahatan tersebut adalah Meulaboh,Nagan Raya,Pidie,Aceh Besar, seakan-akan ke empat wilayah tersebut tidak takut terhadap Polisi sebagai Penegak Hukum,” ucap Teuku Indra.

LASKAR bersedia untuk memberikan informasi yang akurat terkait permasalahan tersebut kepada Kapolda Aceh agar tidak terjadi fitnah ujar Ketum LASKAR.
LASKAR meminta kepada Kapolda Aceh membongkar informasi dari masyarakat mengenai adanya setoran – setoran kepada para oknum setiap bulannya dari “ratusan juta hingga Milyaran rupiah.” ungkapnya.

Ketum LASKAR berharap Kapolda Aceh segera bertindak tegas kepada para oknum-oknum tersebut jika terbukti benar “issue” yang beredar di masyarakat, agar para oknum menjadi jera dengan perbuatannya tersebut, jika perlu lakukan “audit kekayaan dan jumlah rekening” terhadap para anggota Ditkrimsus Polda Aceh agar dapat menepis issue-issue liar yang berkembang di masyarakat Aceh.”Ujar Teuku Indra.

LASKAR telah memetakan titik-titik Exavator di beberapa wilayah dan team LASKAR siap turun “kelapangan” bersama dengan team Polda Aceh terkait permasalahan tersebut agar “jangan ada dusta diantara kita,” tutupnya.

 

 

Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *