Terkait PETI Puncak Rumagit Derek, Mendorong Polres Kotamobagu Panggil 2 Oknum FN dan YL

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kotamobagu – Terkait adanya dugaan Pertambangan Emas tanpa izin (PETI) yang diduga dikerjakan oleh Ko’ Fani di Lokasi Puncak Rumagit (Potolo) dengan menggunakan alat berat Ekscavator membuat aktifis Tambang Ahmad Ismail Derek kembali angkat bicara, pasalnya diduga sang pengelola lokasi Ko Fani, saling lempar tanggungjawab (lempar bola) terkait kepemilikan Bak penampungan material dan alat berat.

Kepada Mitrapol Senin 18/01/21 Ismail Derek mengatakan seharusnya jangan lari dari tanggungjawab karena ini menyangkut kerusakan Hutan. “Ko Fan jangan lempar Bola terkait tanggungjawab di Puncak Rumagit,” ujar Derek.

 

Sebelumnya Ko Fani ketika dihubungi awak media Via SMS mengatakan bahwa pemilik Bak di Lokasi PETI bukan miliknya melainkan milik dari YL alias Yudi Lantong karena dirinya hanya menyewakan alat saja.

“Cek langsung saja ke Yudi Lantong, kapasitas saya hanya menyewakan alat di Lokasi tersebut,” ujarnya.

Sementara itu ketika awak media menghubungi Yudi Lantong, justru sebaliknya, menurut Yudi bahwa semua Bak dan Alat yang ada di lokasi PETI adalah milik dari Ko’ Fani dan dirinya hanya dipekerjakan di lokasi tersebut.

“Itu Ko punya samua, kita Cuma ko’ pe orang kerja,” ujar Yudi singkat.

 

Melihat hal itu Ahmad Ismail Derek meminta pihak Polres Kotamobagu memanggil 2 oknum tersebut karena dianggap saling lempar tanggungjawab terkait PETI agar jelas siapa sebenarnya pemiliknya.

“Kami minta Polres Kotamobagu memanggil Ko’ Fan dan Yudi agar jelas siapa yang paling bertanggungjawab pengrusakan hutan di puncak rumagit (Potolo),” kata Derek. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun awak media menjelaskan pemilik alat dan pengelola di lokasi tersebut adalah Ko’ fani.

Jika masih dibiarkan maka kami selaku warga masyarakat akan membuat Laporan Pengaduan (Lapdu) ke pihak Kejaksaan Tinggi agar nanti di tindak dan beri sangsi tegas kepada para penambang ilegal tersebut.” Ungkap Derek

 

 

Pewarta : (Candra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *