Akibar Banjir Bandang, Warga Gunung Mas Puncak Ketakutan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bogor – Banjir bandang yang terjadi di Kampung Gunung Mas, Puncak, Bogor merusak 7 bangunan dan memberi dampak langsung dan tidak langsung terhadap 1.800 orang.

Banjir bandang yang sempat menerjang Kampung Gunung Mas ini juga mengakibatkan lokasi wisata agro Gunung Mas Puncak ditutup sementara hingga waktu yang tidak ditentukan.

“Sementara lokasi wisata kita tutup sementara, karena ada fasilitas-fasilitas yang digunakan untuk pengungsi. Kalau sampai kapan waktunya, kita belum tahu, sampai waktu yang tidak ditentukan, sampai lokasi dan kondisi aman,” kata Petugas Administrasi dan Umum PTPN VIII Kebun Gunung Mas Dedi Ruswandi, ditemui di lokasi banjir bandang, Selasa (19/1/2021) malam.

Banjir bandang yang sempat menerjang Kampung Gunung Mas mengakibatkan lokasi wisata agro Gunung Mas Puncak ditutup sementara hingga waktu yang tidak ditentukan.Banjir bandang yang sempat menerjang Kampung Gunung Mas mengakibatkan lokasi wisata agro Gunung Mas Puncak ditutup sementara hingga waktu yang tidak ditentukan.

Lokasi Banjir Bandang Jauh dari Agro Wisata

Dedi menjelaskan, meski lokasi banjir bandang sangat jauh dari lokasi wisata agro dan fasilitas penginapan yang ada di Gunung Mas, namun memberi dampak yang berat bagi warga di dalam Gunung Mas.

“Untuk lokasi kejadian longsor memang jauh lokasinya dengan fasilitas agro wisata. Tapi dampak banjir bandang mengakibatkan ketakutan warga yang sangat tinggi. Sehingga warga disini berbondong-bondong meninggalkan tempat ini, mengungsi gitu,” kata Dedi.

Dedi menyebut, ratusan warga yang mengungsi akibat banjir bandang yang terjadi pada Selasa (19/1/2021) pagi tadi merupakan karyawan dan keluarga karyawan yang menempati rumah dinas pegawai di agro wisata Gunung Mas. Saat ini, sebagian warga mengungsi dan ditempatkan di penginapan-penginapan yang ada di lokasi wisata agro gunung mas.

“Warga yang diungsikan adalah kebanyakan karyawan karena mereka menempati rumah dinas bersama keluarga mereka. Sekarang mereka sudah diungsikan sementara,” kata pengelola Agro Wisata Gunung Dedi Ruswandi, Selasa (19/1/2021).

Saat ini, kata Dedi, ada 174 pengungsi yang ditempatkan di fasilitas penginapan milik agro wisata Gunung Mas.
“Kita sudah tempatkan warga di tempat-tempat yang sudah ditentukan, tempatnya yang disebutkan tadi, di lokasi yang aman karena khawatir terjadi banjir bandang susulan. Kami gunakan fasilitas penginapan, ada 21 pondokan, 10 wisma dan 3 bungalow,” sebutnya.

“Tetapi tidak semua warga yang menempati tempat-tempat yang kita sediakan, karena ada sebagian dari mereka ke rumah saudaranya di sekitar sini di luar Gunung Mas,” tambah Dedi.

Penyebab banjir bandang

Dedi menyebut, banjir bandang yang terjadi tadi pagi merupakan kejadian yang pertama kalinya. Banjir bandang ini terjadi akibat material longsor yang terjadi bulan lalu dan menyumbat aliran Sungai Cisampay.

Banjir bandang yang sempat menerjang Kampung Gunung Mas mengakibatkan lokasi wisata agro Gunung Mas Puncak ditutup sementara hingga waktu yang tidak ditentukan.Banjir bandang yang sempat menerjang Kampung Gunung Mas mengakibatkan lokasi wisata agro Gunung Mas Puncak ditutup sementara hingga waktu yang tidak ditentukan.

“Banjir bandang ini yang pertama kali terjadi, banjir bandang ini sebenarnya berasal dari pusat titik longsoran di Curug Cisampay, karena satu bulan lalu ada longsoran-longsoran yang menyumbat aliran Sungai Cisampay. Kemudian terjadi lagi hujan dengan intensitas tinggi, sehingga terjadi lagi longsoran-longsoran kecil yang membuat bendungan akibat longsor di aliran sungai, turun dan mengalir dan terjadi air bah,” bebernya

 

Pewarta : AM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *