BPBD Kab Bogor Mulai Mengkalkulasi Dampak banjir bandang di Gunung Mas

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kabupaten Bogor – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mulai mengkalkulasi dampak banjir bandang yang terjadi pada Selasa,19 Januari, kemarin.

Berdasarkan catatan BPBD Kabupaten Bogor, pasca banjir bandang ada tiga unit rumah dan satu unit warung hancur di Kampung Gunung Mas Blok C dan Kampung Rawa Dulang, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/1).

“Sebanyak 3 unit rumah rusak berat dan 1 unit warung rusak berat. Korban jiwa nihil,” ungkap Manajer Pusdalops PB BPBD Jawa Barat Budi Budiman Wahyu, Rabu (20/1).

Selain itu, lanjut Budi, sebanyak 637 jiwa mengungsi ke sejumlah titik. Budi menyebut, 40 kepala keluarga (KK) atau 180 jiwa mengungsi di 21 pondokan. Kemudian, 2 KK atau 11 jiwa mengungsi ke Cirohani (Samping Argamulya).
Selanjutnya, 8 KK atau 30 jiwa mengungsi ke Rawadulang serta 111 KK atau 416 jiwa mengungsi ke Kampung Pengsiunan.

“Dan longsoran tersebut membendung aliran sungai yang akhirnya tidak bisa dibendung dan meluap ke pemukiman warga,” kata dia. Warga yang mengungsi, lanjut Budi, membutuhkan sejumlah peralatan seperti bak penampungan air karena hancur diterjang banjir bandang. “Warga juga butuh perlengkapan bayi. Sementara logistik ter-cover oleh warga,” ucap Budi.

Adapun banjir saat ini sudah mulai surut. Meski begitu, BPBD Kabupaten Bogor mendirikan posko di Gunung Mas untuk penerimaan logistik dan bantuan lainnya. Sebelumnya data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap 900 orang mengungsi akibat banjir bandang di Desa Tugu Selatan, Kabupaten Bogor. Ratusan warga itu diungsikan ke rumah kerabat dan sebagian menempati Wisma PTPN 8 Gunung Mas.
BMKG mencatat dalam tiga hari ke depan, wilayah Kota Bogor dan sekitarnya masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.

 

Red

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *