Terkait PETI yang mulai menjamur, Kapores Kotamobagu: Kami akan tindak tegas pelakunya

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kotamobagu – Kapolres Kota Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati SIK kepada sejumlah wartawan Rabu 20/01/21 di ruang kerjanya mengatakan akan menindak tegas terkait pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang mulai menggurita di wilayah hukum Polres Kota Kotamobagu, Jika ada pihak yang mau dan berani melaporkan sesuai data yang ada di lapangan.

Karena menurutnya saat ini banyak isu yang berkembang adanya aktifitas PETI diberbagai lokasi tambang dengan menggunakan alat berat sejenis excavator, akan tetapi tidak ada pihak yang berani melaporkan sesuai temuan dan data lengkap.

“Jika ada data dan laporan terkait PETI di wilayah hukum Polres Kota, kotamobagu, kami (Polres) pasti akan menindaknya,” ujar Prasetya.

Baca Juga: tangkap-buron-teroris-di-lampung-kapolri-naikkan-pangkat-32-anggota-yang-berprestasi

Lanjut ia mengatakan, di Polres ada bidang Tipiter, Tidak Pidana Tertentu yang salah satu fungsi menangani persoalan PETI, dan jika benar ada laporan pihaknya pasti akan melakukan penyelidikan.” Kata kapolres

Ia juga menambahkan secara hukum, seluruh warga negara memiliki hak untuk membuat laporan jika memang ada penyimpangan terkait penyalahgunaan Alat berat dan yang lainnya terkait PETI yang ditemui dimana saja.

“Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memonitor dan melaporkan jika ada masalah yang bertentangan dengan hukum,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Menurutnya lagi memang persoalan PETI bisa menimbulkan kerusakan lingkungan, dan bisa merugikan banyak orang terlebih generasi kita yang mendatang.

Baca Juga: jelang-fit-and-proper-test-calon-kapolri-polri-serahkan-naskah-materi-ke-komisi-iii-dpr

“Lingkungan kita rusak jika ada aktifitas yang tidak sesuai standar terutama pengrusakan hutan yang dampaknya akan terjadi Bencana longsor,”cetusnya.

Namun hingga saat ini belum ada lembaga atau pun kelompok yang melapor secara resmi terkait PETI di BMR ke Unit Tipeter Polres Kota Kotamobagu.

Maka dari itu saya Red, akan bertindak jika ada laporan dari Pihak Lembaga ataupun masyarakat sekitar yang dirugikan, dengan laporan tersebutlah kami selaku aparat penegak hukum polres kotamobagu akan tindak dan proses para pelaku PETI tersebut,

Menanggapi statemen Kapolres kota, kotamobagu, DPW LSM Lidik Pro Sulawesi Utara, Parindo Potabuga mengapresiasi kinerja Kapolres.

“Jika Kapolres tinggal menunggu laporan maka kami selaku lembaga akan segera melayangkan laporan untuk kemudian berharap segera ditindak lanjuti agar supremasi hukum benar-benar bisa ditegakan, dan kami meminta pengekan hukum yang pasti jangan Tajam Kebawah Tumpul Keatas.” Tutur Parindo sambil mengakhiri

 

 

Pewarta (Chandra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *