Tumpul Keatas Tajam Kebawah, Diduga Pelaku Cukong PETI Bebas Berkeliaran

  • Whatsapp
foto: Lokasi PETI Talugon

MITRAPOL.com, Boltim – Lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Talugon yang terletak di wilayah perkebunan Desa Buyandi Kecamatan modayag kabupaten bolaang mongondow timur Provinsi Sulawesi utara, sebagai mana telah diberitakan media ini bahwa telah di police line oleh aparat penegak hukum wilayah polres boltim.

Namun hingga kini para pelaku perusak lingkungan dan perampokan harta kekayaan alam, terkesan belum di proses secara tegas oleh kepolisian Resort Polres Boltim sehingga masih bebas berkeliaran

Menimbulkan pertanyaan dari wakil ketua devisi intelijen investigasi Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) Ahmad Derek Ismail, kepada mitrapol.com 20/1/21 Derek mengungkapkan, bahwa dirinya mempertanyakan sudah sejauh manakah proses penegakan hukum kepada para pelaku penambangan Emas tanpa izin.

Baca Juga : terkait-peti-yang-mulai-menjamur-kapores-kotamobagu-kami-akan-tindak-tegas-pelakunya

“Yang notabenenya terinformasi telah dipolice line oleh aparat penagak hukum polres boltim, apakah prosesnya hanya saja sampai pada proses police line atau sampai ke penyelidikan dan penyidikan,”Tanya Derek?

Derek mengharapkan kiranya kapolres boltim dalam memproses permasalahan ini tidak kaku, guna menjadikan contoh kepada masyarakat lainnya untuk tidak melakukan aktifitas pengrusakan lingkungan dan perampokan harta kekayaan alam.

“Sebagaimana yang di lakukan oleh AP, alias Andi, JR alias Jhon, AM alias Arman, Ungke, Mas dan kedua oknum polisi, kiranya di jerat sesuai Undang – Undang yang berlaku.” Harap Derek kepda Pihak aparat penegak hukum,

Kami juga Sangat mengharapkan kepada Kapolda Sulut agar kiranya segera tindak para pelaku mafia atau cukong yang bermain PETI di Talugon,

Baca Juga : beri-efek-jera-polda-sumut-tindak-tegas-tersangka-pelaku-kejahatan-narkoba-di-labuhanbatu

Pengrusakan Hutan yang dilakukan para penambang emas ilegal ini sudah sangat meresahkan, pasalnya kami para masyarakat sangat di rugikan dengan adanya penambang emas ilegal yang sewenang wenangnya merampok harta kekayaan Negara.” Ungkap Derek

Apalagi yang katanya tempat tersebut sudah di Police Line namun bukti dilapangan mereka masih melakukan aktivitas penambangan dengan alat berat dan membuat Bak penampungan yang cukup besar yang dilakukan oleh segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kami mendesak para penegak Hukum baik itu Polda Sulu, kejati Gakkum dll agar segera menindak para oknum yang sudah merusak lingkungan dan dijadikan ajang Bisnis oleh para oknum untuk memperkaya diri. Dan kami sebagai Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) agar tegakan Hukum yang seadil adilnya,” Tutur Derek

 

 

Pewarta : Tim CR07

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *