Program Kerja Kemenparekraf, Sandiaga Uno Gandeng BPKP

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Tidak hanya menargetkan percepatan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno juga menginginkan adanya transparansi laporan keuangan yang akuntabel dalam Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, (Menparekraf) Republik Indonesia.

Guna mewujudkan pencapaian tersebut, dirinya bersama wakilnya, Angela Herliani Tanoesoedibjo berkordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pada hari ini, Rabu (20/1/2021) seperti tertulis dalam press release

Pertemuan yang berlangsung di kantor BPKP, Jalan Pramuka Raya, Rawamangun, Jakarta Timur itu hadiri langsung oleh Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh. “Atas komitmen tersebut, Sandi menyampaikan apresiasinya karena BPKP telah mengawal seluruh program kerja Kemenparekraf sejak tahun 2020.

Karena itu, kerjasama serupa diharapkannya dapat kembali terjalin pada tahun berikutnya, khususnya terkait program Kemenparekraf yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi kerjasama tahun 2020 untuk pengawalan di Kemenparekraf. Tahun 2021 ini, sebagai trusted advisor dan juga center of excellence di sini-BPKP, kami harapkan juga mengawal program-program unggulan Kemenparekraf yang langsung berdampak kepada masyarakat, seperti dana hibah sektor pariwisata dan ekonomi kreatif maupun juga program-program yang membantu karena ada lebih dari 34 juta lapangan pekerjaan di sektor ini,” Ungkap Sandi.

“Terima kasih banyak Pak Kepala (BPKP),” tambahnya.

Apreasiasi yang disampaikan Sandi disambut hangat Muhammad Yusuf Ateh. Dirinya juga menyampaikan hal serupa karena Kemenparekraf telah mempercayakan BPKP sebagai pengawas.

“Kami terima kasih atas kehadiran Pak Menteri, Bu Wamen dan jajarannya, ini bagi kami kan suatu wujud komitmen dan keinginan yang kuat dari Pak Menteri, Bu Wamen dan jajarannya agar program-program lebih akuntabel dan transparan serta bisa dipertanggungjawabkan,” ungkap BPKP Muhammad Yusuf Ateh.

Lewat kerjasama antara Kemenparekraf dan BPKP, dirinya meyakini seluruh program yang unggulan dalam percepatan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi efektif dapat berjalan efisien dan akuntabel.

“Terima kasih sekali lagi dari BPKP kepada Pak Menteri, Bu Wamen dan jajarannya semua atas kepercayaan kepada BPKP. Mudah-mudahan BPKP bisa bersama-sama berbuat sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi negeri ini,” ungkapnya.

Pernyataan Muhammad Yusuf Ateh disambut antusias Sandi.

Dirinya mengaku akan mempercepat proses rekonsiliasi, khususnya terkait sejumlah program unggulan yang berhubungan langsung kepada masyarakat.

Sehingga diharapkannya program dapat berjalan optimal dan dapat memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di masa depan.

“Tujuannya untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, sebesar-besarnya dan mempertahankan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ungkap Sandi bersemangat.

“Jadi kita harapkan tentunya kerjasama dan follow up program refocusing kita dan program realokasi dari anggaran kita supaya lebih tepat manfaat, tepat sasaran dan tepat waktu serta lebih baik dari sebelumnya,” tambahnya.

 

Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *