2 Terpidana PETI Misterius, LP2BM Siap Laporkan Kejari ke Jamwas

  • Whatsapp
foto: (LP2BM) Ali Imran Aduka

MITRAPOL.com, Bolmong – Tindakan penegakan hukum di Kota kotamobagu dipertanyakan Lembaga Pemantau Pemerintahan Bolaang Mongondow (LP2BM) Ali Imran Aduka.

Padahal Sebelumnya pernah diberitakan bahwa, Kejaksaan Negri Kotamobagu tengah melakukan eksekusi penahanan bagi tiga terdakwa yang terlibat dalam kasus Pertambangan Tanpa Ijin (Peti), di lokasi Potolo, Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan.

Eksekusi tersebut dilakukan JPU setelah memperoleh Surat Penetapan Penahanan Gusri Lewan Cs dari Pengadilan Negeri Kotamobagu. “Exsekusi bagi tiga pelaku peti sudah kami lakukan penahanan di, Polsek Lolayan, sambil menunggu putusan banding dari dari Pengadilan Tinggi Manado
Pasalnya, 2 Terpidana PETI Potolo yang sudah diperintahkan oleh Pengadilan Negeri Kotamobagu (PN) untuk ditahan malah hilang entah kemana.

Menurut Aduka, 2 Terpidana PETI atas nama Gusri Lewan dan Stenly Wuisan yang sudah sempat ditahan di Polsek Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow sebagai titipan kejaksaan saat dijemput pihak kejari Kotamobagu (19/1/2020) dengan alasan akan akan dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Kotamobagu, saat dikonfirmasi ke petugas rutan ternyata ke dua terpidana tidak berada di tempat.

“Sampai hari ini ke dua tersangka belum ada di Rutan,”ucap KPR Rutan Kotamobagu, Pak Jon Tumangken.
Sementara itu, Kapolsek Lolayan AKP Joel Lalensang membenarkan adanya penahanan bagi tiga terpidana dalam kasus Pertambangan Tanpa Ijin (Peti), “Penahanan Ismet Olii, Agusri Lewan dan Stenly Wuisang merupakan status tahanan jaksa,” ungkap Lalensang.

“Kami menyesalkan Penegakan hukum dari Kejari yang terkesan ditutup-tutupi ke khalayak ramai,”Sesal Aduka ke awak media Mitrapol.

Tambahnya, bila sampai besok hari ke dua tersangka belum diketahui keberadaannya maka LP2BM akan melayangkan laporan ke Bidang Pengawasan (Jamwas) di Kejagung.

“Seandainya besok hari, ke dua tersangka belum diketahui keberadaannya, dan pihak kejari tidak mau memberikan klarifikasi terkait dengan hilangnya ke dua terpidana maka kami selaku Lembaga akan melayangkan laporan ke Jamwas di Kejagung, Sampai berita ini tayang Pihak kejari belum bisa di konfirmasi, “tegasnya.

 

Tim Cr07

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *