LSM KPK-Tipikor soroti kejanggalan pembangunan Jalan Desa Ci Apus – Lebak

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Lembaga Swadaya Masyarakat Komisi Pengawasan Korupsi Dan Tindak Pidana Korupsi (LSM KPK-Tipikor) tengah menyoroti kejanggalan dan indikasi penyelewengan anggaran pada Pembangunan Perkerasan badan Jalan di Kampung Lebak Nangka, Desa Ci Apus, Kecamatan Ci Jaku Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Moh. Yusup, Anggota Divisi Investigasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat Komisi Pengawas Korupsi dan Tindak Pidana Korupsi menyampaikan kepada mitrapol.com terkait beberapa kejanggalan yang ditemukan di proyek perkerasan jalan tersebut.

Menurut Yusup, Pembangunan Perkerasan badan Jalan yang dilaksanakan melalui APBDes Tahun 2020 ini memakan biaya sebesar 80 juta lebih.

Sementara, Kata Yusup, hasil kajian dan analisanya untuk Progres fisik perkerasan jalan semacam itu tidak mungkin memakan biaya lebih dari 10 juta.

“Analisa saya bangunan itu hanya memakan biaya sebesar Rp 9700,000 (Tidak sampai 10 Juta) Cukup untuk pengadaan belanja matrial batu 3 mobil Colt 100, Engkel,”kata Yusup anggota LSM KPK – Tipikor Kamis, (21/1/2020).

Selain itu, Kegiatan pembangunan tersebut patut diduga telah melenceng dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RKPDes) merupakan hasil (Musrenbang) dari Perkerasan Jalan menjadi Tambal sulam.

“Di lokasi Pembangunan seperti bekas ditambal sulam, maka kami harus dalami hasil untuk melihat hasil Musrenbang Desanya,” kata Yusup

Untuk diketahui, Yusup melakukan Kroscek ke lokasi Pembangunan jalan yang ada di Kampung Lebak Nangka, Desa Ci Apus, Kecamatan Cijaku setelah dirinya menerima pengaduan dari masyarakat setempat.

“Kami mengecek lokasi atas dasar aduan dari masyarakat. Selanjutnya hasil bukti visual dan beberapa keterangan berikut hasil analisa kami akan buat menjadi berkas laporan sebagai petunjuk pihak terkait baik Inspektorat, Tipikor, dan Kejaksaan untuk segera menindaklanjuti atas dugaan penyelewengan anggaran Dana Desa Ci Apus serta dugaan atas pelanggaran Juklak-Juknis,” pungkasnya

Hingga berita ini diterbitkan, Pihak Pemerintahan Desa Ci Apus tidak bisa dihubungi liwat kontak telpon untuk diminta tanggapan secara jarak jauh mengenai Pembangunan jalan, Lantaran kondisi jaringan signal di wilayah tersebut masih sangat sulit.

 

 

Pewarta : Ubay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *