Sekda Abdul Hayat bantah terkait tuduhan Kasmin pada dirinya

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Makassar Sulsel – Dari hasil BAP kasus dugaan penyalahgunaan anggaran Covid-19 di Dinas Sosial Pemprov yang  menyeret Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) saat ini sudah masuk tahap penyidikan kemudian ditingkatkan di sidang di majelis tuntutan ganti rugi (MTGR) dan harus mengembalikan uang sebanyak 800.000.000.00 (Delapan Ratus juta rupiah).

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Kasmin, dinonjobkan oleh Gubernur melalui surat Rekomendasi KPK yang ditujukan kepadanya karena telah tebukti memainkan dana Bansos, dan diketahui Kasmin telah mengembalikan 50 juta.

Kamis 21 Januari 2021 terdengar kabar melalui pemberitaan salah satu media bahwa ada keterlibatan Sekda Pemprov Sulsel terkait bansos tersebut dimana Kasmin menduga jumlah uang 170 juta ada keterlibatan Sekda Sulsel melaui orang dekatnya Albar.

Mendengar kabar tersebut Kabiro Mitrapol mengkonfirmasi melalui via WA dan lewat telfon tentang kebenaran berita tersebut, Sekda Abdul Hayat membantah,”Kasmin itu ngawur asal nuduh aja karena kasus itu sudah tahap putusan oleh Inspektorat, dan adapun tentang pemanggilan dirinya oleh saya untuk datang dikantor menemui saya pada bulan Mei 2020 kemarin itu karena laporan dari atasannya Kasmin karena kerjaan banyak tidak beres di bidangnya bukan soal Bansosnya,” terang Hayat.

Dan kalau memang saya ada keterlibatan dalam skandal bansos itu sudah pasti saya di panggil dan diperiksa juga, malah kasmin ini setelah dirinya dinyatakan terbukti ia balik nyeret nama saya terlibat melalui orang kepercayaan saya itu kan tidak ada kaitan nya dengan saya, apa hubungannya kasus bansos itu, dengan entengnya lagi mengatan itu di media, tegas Abdul Hayat kepada Kabiro MP. Jum’at (22/1/2021).

 

 

Pewarta : Ali Ghugunk

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *