Silaturrahmi Anggota DPD RI Ir.H. Darmansyah Husein Bersama Lembaga Adat Melayu Belitong

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Babel – Anggota DPD RI Ir. H. Darmansyah Husein melakukan kegiatan silaturrahmi dan diskusi bersama Forum Masyarakat Adat melayu belitong yang bertempat di billiton coffee tanjungpandan belitong. Selasa, 19/1/2021.

Dalam silaturrahminya Anggota DPD RI Ir. Haji Darmansyah Husein yang juga salah satu tokoh masyarakat belitong (mantan Bupati Belitong 2 periode 2003 sampai 2013 ini, adalah untuk membahas perkembangan rancangan buku, salah satunya adalah buku ‘Selayang Pandang Gawai Urang Belitong’ yang ditargetkan bisa dipublikasikan secara resmi bersamaan dengan acara peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpandan (HJKT 2021) nanti, oleh Pengurus Lembaga Adat Melayu Belitong (LAMBEL).

Pada kesempatan ini, Ketua LAM Belitong, Drs. Abdul Hadi Adjin menyebutkan bahwa perancangan buku tersebut telah dipersiapkan dari sejak lama oleh berbagai Tokoh Masyarakat Belitong yang diangkat dari buku ‘Kisah Negeri serumpun’ karya Bapak Darmansyah Husein, InsyaAllah juga akan dibuatkan kedalam pagelaran opera, dan dikoordinir dari Pengurus LAM Belitong, serta sedang disiapkan rancangan buku lainnya, yaitu sejarah dan Filosofi Rumah Adat Belitong.” ungkap Hadi Adjin

Darmansyah Husein dalam sambutan nya mengatakan bahwa LAM Belitong harus bisa menghasilkan sebuah karya nyata, salah satunya adalah ‘BUKU’, yang benar-benar mengangkat khazanah budaya kedalam sebuah karya buku itu, dan harus bisa menjadi simbol dengan memaksimalkan norma-norma hukum adat untuk terus dipatuhi serta diikuti Masyarakat, dalam menjalankan struktur kehidupan baik di Pemerintahan ataupun Sosial kemasyarakatan, dan memaksimalkan sinergitas diantara tiga sumber hukum yang ada dalam kehidupan sosial kemasyarakatan maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan, Hukum Positif, Hukum Adat dan Hukum Agama, istilah (Filosofi Tungku Kaki Tige).

“Untuk itu harus ada penelitian dengan kajian cultural yang mendalam terkait peraturan-peraturan atau norma-norma adat istiadat dari kearifan lokal yang mengatur dan juga mesti dipatuhi oleh Masyarakat, tentang bagaimana menguatkan dan mengartikan berbagai filosofi yang ada dari setiap petuah adat, dari kearifan lokal, sehingga pesan moral tersebut bisa tersampaikan juga diterima serta disepakati bersama demi menjaga kehidupan sosial kemasyarakatan.” ujar Darmansyah Husein.

“Selain itu Norma-norma adat istiadat juga harus tetap berjalan dan menguatkan peran dari para tokoh-tokoh adat dalam menjaga keberlangsungan adat istiadat, budaya, kearifan lokal dan juga lingkungan hidup.”pungkas Tokoh Masyarakat Belitong, Anggota DPD RI 2019-2024 Ir. H. Darmansyah Husein, (Mantan Bupati Belitong 2003-2013 )

 

 

Pewarta: Teblyandi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *