Parah, Penyaluran Program BPNT di Kec Cikeusik Pandeglang Busuk

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Perihal penyaluran Program bantuan pangan non tunai (BPNT) yang terjadi di kecamatan cikeusik Kabupaten Pandeglang-Banten kini banyak polemik.

Hal itu terjadi lantaran keterlambatan penyaluran oleh pihak supllier yang kurang efektif perihal penyediaan barang kepada para agen e-waroeng.

 

Selain itu banyak komodity seperti, ayam, buah-buahan, dan sayuran banyak yang busuk serta Komodity yang di terima oleh keluarga penerima manfaat (KPM) di berikan separuh dengan cara di cicil.

Alasan pengiriman dari supplier tersebut secara bertahap dan membutuhkan proses juga penyegaran.

Hal itu di katakan oleh beberapa agen e-waroeng yang di supplier oleh PT Sumber Rijki Bersama (SRB), mereka sangat mengeluhkan dengan kejadian tersebut, karena menurutnya ini jelas mengabaikan landasan 6T dan ini bisa menjadi beben moral bagi para agen.

” Kalau seperti ini terus saya gak mau, untuk supplier ke PT SBR, baru di coba sudah bikin kecewa, padahal saya berharap dengan munculnya supllier yang baru lebih baik dari supplier sebelumnya.ucap perwakilan salah satu agen e-waroeng yang tidak mau di sebutkan namanya ke awak media (24/01/2021).

Di tempat terpisah muklas salah satu perwakilan dari PT SRB saat di konfirmasi via WhatsApp nya tidak ada jawaban seolah diam seribu bahasa.

Sementara itu hj nuriyah selaku kepala dinas sosial (Kadinsos) kabupaten pandeglang saat di konfirmasi via WhatsApp nya mengatakan dengan singkat,” waktu ibu kesana bagus.”pungkasnya

 

Pewarta : Heru .Mp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *