Istri Gubernur Aceh Tinjau Tanggul Rusak, Bupati Mursil Desak Lakukan Normalisasi Sungai

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Aceh Tamiang – Tepat pukul 10.13 Wib, Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M. Kn bersama Forkopimda menyambut kedatangan Istri Gubernur Aceh Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, MT selaku Ketua TP-PKK Provinsi Aceh berserta rombongan bertempat di Pondopo Bupati.

Kehadiran Ibu Gubernur di Bumi Muda Sedia pada Minggu (24/01/20) dalam agenda penyaluran bantuan logistik bagi korban banjir disejumlah titik posko pengungsi sekaligus peninjaun lapangan terkait rusaknya tanggul akibat abrasi dkarenakan luapan air sungai.

Istri Gubernur dalam kunjungan ini membawa Satuan Kerja Perangka Aceh (SKPA) diantaranya Kepala BPBA Dr. Ir, Ilyas MP, Plt. Kepala Dinas Pengairan Aceh Ir. Mawardi dan Plt. Kadis Sosial Pemerintah Aceh Devi Riansyah, A. KS, M.Si serta turut hadir juga Anggota DPRA Dapil 7 (tujuh) Nora Idah Nita, SE.

Sebelum bertolak ke Lapangan, Bupati Aceh Tamiang didampingi Ketua DPRK Aceh Tamiang Suprianto, ST, Dandim 0117/ATAM Letkol. Cpn. Yusuf Adi Puruhita dan Kabag Ops. Polres Aceh Tamiang AKP Syukrif I Panigoro menerima penyerahan bantuan logistik secara simbolis dari Pemerintah Aceh untuk para korban banjir dalam Kabupaten Aceh Tamiang. Adapun bantuan yang diberikan berupa beras sebanyak 6.500 kg, telur ayam sebanyak 12.000 butir, minyak goreng sebanyak 1.000 kg, dan gula pasir sebanyak 600 kg.

Usai melakukan serah terima, Bupati Mursil mempersilahkan Istri Gubernur beserta rombongan untuk masuk. Tampak bincang-bincang seputar banjir disejumlah titik dalam Kabupaten Aceh Tamiang dimulai dan menjadi topik yang dibahas.

Membuka pertemuan singkat tersebut, Ibu Dyah Erti Idawati menyampaikan bahwa kunjungan yang dilakukan, merespon surat yang disampaikan oleh Bupati Mursil. Ibu Dyah sampaikan, selain menyerahkan bantuan logistik Ia juga akan membantu mencarikan solusi dalam menangani masalah banjir.

Menanggapi apa yang disampaikan Ibu Dyah, Bupati Mursil mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh atas perhatian dan kepeduliannya terhadap Kabupaten Aceh Tamiang. Kepada Ibu Dyah, Bupati Mursil sekilas menceritakan kesedihan yang dirasakan masyarakat di satu wilayah pedalaman Tamiang karena rusaknya tanggul sungai. Dalam pada itu, Bupati Mursil meminta agar Pemerintah Aceh melakukan normalisasi sungai pada titik-titik yang diduga sering mengalami abrasi.

Menjawab apa yang disampaikan Bupati Mursil, Ibu Dyah meminta beberapa titik yang rusak. Meski ini kewenangan Pemerintah Aceh, sambungnya perlu adanya kerjasama dari Bupati Mursil dengan mengajukan permohonan yang dimaksud dari BPBD ke BPBA.

Selanjutnya Bupati bersama Forkopimda dan beberapa Instansi terkait turut mendampingi Rombongan Istri Gubernur mengunjungi dan meninjau lokasi banjir. Peninjauan pertama pada Kecamatan Bendahara tepatnya di Kampung Masjid. Mereka tiba disana untuk pertama kalinya sekira pukul 11.28 wib, disambut langsung oleh Camat Bendahara Fakhrurrazi Syamsuyar, S.STP beserta unsur Forkopimcam. Pantauan Tim Informasi Humas, sekira 17 Kepala Keluarga pada kampung tersebut terendam banjir. Diposko pengungsian tersebut Ibu Dyah memberikan sejumlah bantuan.

Masih dalam satu Kecamatan, Perjalanan dilanjutkan mengunjungi 2 (dua) kampung yaitu Kampung Teluk Halban dan Rantau Pakam. Dua Kampung tersebut merupakan kampung terparah yang mengalami banjir. Diprediksi, dalamnya debit air merendam rumah dan pertanian warga akibat berulang kali rusaknya tanggul sungai dikampung tersebut.

Ketika melihat kondisi tanggul, Ibu Dyah dihadapan Camat, Aparatur Kampung dan beberapa Tokoh Masyarakat serta warga menyampaikan tujuan dari kunjungan kerja kali ini untuk meninjau kondisi tanggul yang rusak akibat abrasi sungai. Ia mengatakan bahwa Pemerintah Aceh telah menyiapkan beberapa program terkait normalisasi sungai.

“Kita meninjau Kecamatan yang tanggulnya rusak, kemudian hasil ini akan kita laporkan ke Bapak Gubernur Aceh sebagai bahan rapat untuk mencari solusi penanggulangan banjir,” ungkap Ibu Dyah.

Disela-sela itu, Bupati Mursil kembali menyampaikan harapannya atas nama Masyarakat Aceh Tamiang agar Pemerintah Aceh dapat segera melakukan perbaikan tanggul dan mengambil langkah-langkah darurat penanggulangan banjir.

Berdasarkan data yang di peroleh dari Kasie Kesra Kecamatan Bendahara, total pengungsi korban banjir pada Kecamatan Bendahara sebanyak 3741 (tiga ribu tujuh ratus empat puluh satu) Kepala Keluarga dengan total 13753 (tiga belas ribu tujuh ratus lima puluh tiga) jiwa.

Dari kampung tersebut, rombongan melanjutkan peninjauan ke Kecamatan Seruway di Kampung Tangse Lama. Tiba disana sekira pukul 01.00 Wib, rombongan berhenti di Posko Pengungsian bertempat di Halaman Masjid Al- Muttaqin dan disambut oleh Camat Seruway M. Hans Marta Kesuma, S.STP, M.SP serta Unsur Forkopimcam.

Sejumlah bantuan diserahkan secara simbolis dari Istri Gubernur Aceh kepada Camat Seruway. Namun sebelumnya, Camat Seruway dalam laporannya menyampaikan Kampung Tangse Lama Merupakan wilayah terbanyak terdampak banjir dengan jumlah pengungsi sebanyak 271 (dua ratus tujuh puluh satu) Kepala Keluarga dari 615 (enam ratus lima belas) jiwa. Sementara untuk total keseluruhan di Kecamatan Seruway, sebanyak 1966 (seribu sembilan ratus enam puluh enam) jiwa korban banjir.

Ibu Dyah dalam kunjungan terakhirnya di Posko ini mengatakan bahwa bantuan yang diberikan pada setiap posko pengungsian bersifat simbolis, untuk bantuan keseluruhannya akan disalurkan kepada pengungsi melalui unsur Forkopimcam. Ibu Gubernur Juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap memperhatikan Protokol kesehatan dengan menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) agar tetap terhindar dari wabah Covid-19.

Rombongan Provinsi Aceh berserta rombongan Forkopimda Aceh Tamiang, kemudian kembali ke Pendopo Bupati, untuk makan siang bersama dan di lanjutkan dengan Rapat internal terkait solusi yang akan dilakukan untuk bencana tanggul yang rusak di Aceh Tamiang. Selain Bupati dan Forkopimda, ikut dalam giat peninjaun tersebut Asisten Pemerintahan Drs. Amiruddin, Y, Kepala BPBD Aceh Tamiang Syahri, SP, Kadis Sosial Aceh Tamiang Alijon, SE, beserta tim dan jajarannya, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang M. Nur dan beberapa Anggota DPRK Aceh Tamiang.

 

Pewarta : (Jamaliah)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *