Mahkamah Syar’iyah Jantho kembali gelar Sidang Jinayat Pemerkosaan terhadap 4 anak dibawah umur

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jantho Aceh Besar – Berdasarkan Situs Laman SIPP (Sistem Informasi Penelusuran Perkara) Mahkamah Syar’iyah Jantho, ada 4 Perkara yang akan digelar persidangan hari ini Selasa (26/1/21) oleh Majelis Hakim Mahkamah Syar’iyah Jantho, diantaranya yaitu Nomor 19/JN/2020/MS-Jantho, diketahui perkara ini adalah perkara pemerkosaan terhadap Anak dibawah umur, dimana korban adalah 4 orang, paling rendah berusia 3 tahun, dua orang berusia 5 tahun dan satu orang lagi berusia 7 tahun dengan pelaku berusia 78 tahun asal Kecamatan Montasik.

Dua perkara lainnya yaitu Nomor 20/JN/2020/Ms-Jantho dan Nomor 21/JN/2020/Ms-Jantho, perkara ini adalah yang sempat menghebohkan publik, karena kasus Inses (korban dan pelaku masih bertalian darah keluarga) dan yang menjadi terdakwa pelaku adalah ayah kandung dengan paman kandung, dimana berdasarkan dakwaan kejadian pemerkosaan tersebut terjadi pada bulan Agustus tahun 2020 dengan TKP Gampong Mon Ikeun Kecamatan Lhok Nga, Dan satu perkara lainnya yaitu Nomor 01/JN/2021/Ms-Jantho, dimana perkara ini yang menjadi terdakwa anak muda dan korban adalah seorang nenek tua renta.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho, Siti Salwa, SH.,MH, melalui Humasnya Tgk Murtadha Lc sesaat dihubungi oleh Jurnalis Media ini membenarkan informasi yang terlampir di SIPP (Sistem Informasi Penelusuran Perkara) Mahkamah Syar’iyah Jantho tersebut, Tgk Murtadha panggilan akrabnya menyampaikan sidang pidana Islam (Jinayat) biasanya akan digelar setelah Shalat Zuhur, karena pagi hari Majelis Hakim akan menyidangkan perkara perdata tertentu dengan berjumlah 17 perkara, 13 perkara akan disidangkan oleh Majelis C2. dan Majelis Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho 4 perkara, perkara jinayat Jaksa Penuntut Umum juga perlu berkoordinasi dengan Pihak Lapas Jantho, karena semua tahanan dititipkan di Lapas Jantho- Aceh Besar, tutupnya.

 

 

Pewarta : T. Indra/ Rls

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *