Diduga Agen E-waroeng dan Supllier Berdalih, Soal Komoditi Busuk di Kecamatan Cikeusik

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Beberapa keluarga penerima manfaat (KPM) yang menerima program bantuan pangan non tunai (BPNT) di beberapa desa khususnya di Kecamatan Cikeusik Kab. Pandeglang, mereka merasa kecewa dan komplain mengenai beberapa item sembako yang kualitasnya dibawah standar.

Menurut keterangan dari salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya telah menuturkan kekecewaannya. “Dari lima komoditi saya hanya menerima tiga komoditi yakni, Beras, Telur dan Daging ayam, adapun untuk sayuran dan buah-buahan tidak saya ambil karena tidak layak konsumsi alias busuk.” ungkap salah satu penerima manfaat BPNT

Selain itu, saya merasa heran dengan program yang sudah berjalan bertahun-tahun ini, kenapa baru kali ini saya mendapatkan/menerima program bantuan pangan non tunai (BPNT) tersebut, padahal kalau di lihat dari datanya, kurang lebih satu tahun yang seharusnya saya terima akan tetapi kenapa baru hari ini, itupun dengan cara di antarkan ke rumah dan setelah di tegur oleh awak media cetusnya di kediamannya pada hari, Rabu (27/01/2021).

Sementara itu pihak agen e-waroeng dhini desa curugciung menjelaskan ke awak media pada saat penyaluran, bahwa pihak nya akan meretur komoditi yang busuk ke pihak supllier namun sampai saat ini fakta nya lain, karena masih belum ada pergantian komoditi yang busuk ke KPM.

Sementara itu muklas selaku perwakilan dari pihak PT. Sumber Rizki Bersama (SRB) saat di konfirmasi via WhatsApp nya mengataan bahwa dirinya telah mengganti semua komoditi yang busuk.

“Punten kang, Kita juga orang yang pandai dalam merealisasikan satu komoditi dan kalau pun memang itu ada yang busuk kita kan kirim nya bukan satu tapi banyak dan itu sudah di selesaikan dengan para agen setempat.dalihnya

Lanjut muklas, dan itu sudah kita retur kok, bahkan sekitar sembilan ratus kilo gram ayam, kita paham karena kita juga orang hukum lebih baik kita bicarakan nanti.”ucapnya ke awak media (26/01/2021)

 

Pewarta : Heru

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *