Lewat Webinar, Mudassir Hasri Gani konsultasikan Gugatan nya ke Prof Yusril Ihza Mahendra Ahli Hukum Tata Negara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Makassar – Pilkada serentak 2020 sudah digelar dan menunggu pelantikan bagi bupati dan walikota terpilih.

Dari 12 daerah yang menggelar Pilkada serentak ada 5 daerah tertunda pelantikannya dikarenakan pihak penyelenggara digugat para calon dan sampai saat ini masih bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).

Ke 5 daerah yang mengalami penundaan masing-masing Kabupaten Bulukumba, Pangkep, Barru, Luwu Utara, dan Luwu Timur.

Atas penundaan pelantikan tersebut, maka dipastikan Bapak Gubernur SulSel, Prof HM Nurdin Abdullah akan mengangkat Penjabat Bupati sementara guna menghindari kekosongan pemerintahan.

Terkait sengketa pilkada di Barru sudah sampai di MK dimana sebelumnya melalui sidang DKPP Pusat menyelenggarakan sidang terkait pilkada Barru di Kantor Bawaslu Provinsi Susel.

Saya berkesempatan berbincang dengan penggugat paslon urut 1 Calon Bupati Barru Mudassir Hasri Gani. Dalam bincang-bincang singkat Mudassir mengatakan bahwa saat ini, saya mengkonsultasikan langsung kasus yang digugat di MK kepada Prof. Dr Yusril Ihza Mahendra, SH, MA dengan mengikuti webinar yang diadakan oleh Ihza & Ihza Law Firm. Hari ini Sabtu 30 Januaari 2021.

Menurutnya, kesempatan tersebut digunakan oleh Mudassir untuk mengkonsultasikan langsung persoalan sengketa pilkada yang terjadi di Kabupaten Barru dengan bertanya kepada ahli hukum tata Negara di Indonesia.

“Iya, terkait sengketa Pilkada Barru di MK, saat ini, saya mengkonsultasikan langsung kepada ahli hukum tata negara bapak Prof.Dr.Yusril Ihza Mahendra, SH,MA,”sebut Hasri Gani.

 

Pewarta : Ali Ghu2nk/As.Akbar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *