Empat Tahun Muba Tercepat Pelaporan Keuangan, Dodi Reza Beri Reward 227 Operator Siskeudes

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, SEKAYU – Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin memberikan apresiasi dan menaikkan honor serta insentif bagi 227 operator sistem keuangan desa dalam Kabupaten Muba.

Hal ini disampaikan Bupati Muba pada acara pemberian penghargaan untuk operator Siskeudes (Sistem Keuangan Desa) tahun anggaran 2020, di Opproom Pemkab Muba, Rabu (3/2/2021).

Penghargaan bagi para operator Siskeudes ini diberikan atas peran mereka hingga ikut andil menjadikan Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Muba tercepat se-Indonesia selama empat tahun berturut-turut.

Bupati Muba mengatakan operator sistem keuangan desa merupakan pekerjaan yang sangat penting yang mungkin tidak diketahui banyak orang, karena semakin kompleks pelaporan keuangan daerah maka juga semakin kompleks pertanggungjawaban dari laporan alokasi dana desa dan kelurahan tentang APBDes dan lainnya. Itu membutuhkan sistem keuangan yang akuntabel, tepat waktu, transparansi nya serta profesionalisme.

“Dari seluruh desa, 227 desa di Muba, laporan keuangan dari APBD Desa itu memenuhi dari empat kriteria tersebut, dan yang paling membanggakan adalah mereka bisa mengeluarkan bersama-sama jadwal laporan keuangan daerah yang ditargetkan sedini mungkin salama empat tahun berturut-turut laporan keuangan Pemkab Muba termasuk didalamnya ada laporan keuangan APBDES. Itu adalah yang tercepat di Indonesia,” ujarnya.

“Baru saja, tanggal 8 Januari 2021 kita menyampaikan dan laporan tersebut juga tercepat di Indonesia. Ini membuktikan bahwa sistem keuangan desa yang dijalankan operator Siskeudes berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Oleh karena itu lanjut Dodi, Pemkab Muba memberikan apresiasi dan penghargaan kepada mereka (operator Siskeudes) yang memang berprestasi sebagai reward atas kerja kerasnya selama ini dalam menyajikan laporan keuangan APBDES, yang memenuhi empat kriteria di atas.

“Hari ini ada beberapa operator desa yang hadir langsung kita berikan penghargaan secara umum tapi ada 6 (enam) yang terbaik memenuhi kriteria yang dipilih,” kata Dodi.

Lebih lanjut ia mengatakan operator siskeudes telah membuktikan bukan hanya di level Muba tapi di level Indonesia yang telah mendapat pengakuan dari BPK RI juga BPKP. Sebagai daerah yang memberlakukan sistem keuangan desa secara mandiri Pertama di Sumsel.

“Jadi penghargaan sebesar-besarnya apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa selaku koordinator, dan administrator dari seluruh Siskeudes yang ada di Muba ini. Honor tadi kita naikan minimal 1jt untuk 227 operator Siskeudes desa yang ada, ini adalah honor tambahan bagi mereka. Dan mudah-mudahan ini menambah semangat dan konsistensi mereka untuk tetap menjadikan laporan keuangan yang transparan akuntabel, profesional dan tepat waktu,” tandasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Muba Richard Cahyadi AP MSi melaporkan, aplikasi sistem keuangan Desa dimulai dan digunakan di Kabupaten Musi Banyuasin pada akhir tahun 2016 tepatnya pada tanggal 22 Agustus 2016, dengan aplikasi sistem keuangan Desa mulai dari perencanaan sampai dengan pelaporan. Aplikasi sistem keuangan desa di Kabupaten Muba termasuk satu dari 53 daerah yang sudah online di seluruh Indonesia, dan di Sumatera Selatan baru satu-satunya yakni Muba.

“Operator yang terdiri dari anak-anak muda ini mendapat pelatihan mulai dari tahun 2017, 2018 dan 2019, dan perhatian khusus untuk mendukung Pemkab Muba dalam menyusun laporan keuangan setiap tahunnya sehingga menjadi yang tercepat 4 kali berturut-turut,” ucap Richard.

Dikatakannya atas capaian sebagai yang tercepat dalam pelaporan keuangan daerah, banyak kabupaten kota yang ada di Sumatera Selatan dan di luar Sumsel datang ke Muba untuk studi banding.

“Ada beberapa provinsi melaksanakan studi banding yakni dari Jambi, Bengkulu dan terakhir dari Kota Pariaman Sumatera Barat,” pungkasnya.

Adapun enam Operator Siskeudes terbaik adalah yang pertama, Lisa Puspita Sari KAUR Keuangan Desa Epil Kecamatan Lais, kedua Budiono Sekdes Mekar Jadi Kecamatan Sungai Lilin, kemudian Didi Sulistiyono Sekdes Bumi Agung Kecamatan Lalan, selanjutnya Ismail Husin Sekdes Babat Banyuasin Kecamatan Babat Supat, selanjutnya Adi Winarno KAUR Keuangan Desa Suka Jadi Kecamatan Bayung Lencir, dan Muslim Sekdes Baru Jaya Kecamatan Jirak Jaya.

Dalam kegiatan ini dilakukan juga pemberian penghargaan kepada Agen BRILINK, yakni sebagai peringkat pertama BUMDES Sindang Jaya Desa Sindang Marga Kecamatan Bayung Lencir, kedua BUMDES Karya Maju Kecamatan Keluang, dan BUMdes Sido Mukti Kecamatan Plakat Tinggi.

 

Pewarta : Antok

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *