Giat Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas melalui Daring di SMPN 1 Martapura Kabupaten Okut

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, MARTAPURA – Belajar memahami tentang keselamatan berlalu-lintas harus dimulai sejak dini, oleh sebab itu Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Ogan Komering ulu Timur (OKUT) Polda Sumsel melaksanakan Diseminasi Model Integrasi Pendidikan Lalu Lintas dengan Dinas Pendidikan (Disdik) yakni SMP Negeri 1 Martapura Kabupaten Ogan Komering ulu Timur (OKUT), Rabu (03/02/2020)

Program ini di masukan dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) di tingkat Sekolah Dasar (SD), SLTP/sederajat di Kabupaten OKUT,” tutur Kasat Lantas Polres OKUT Akp. Chindi Helyadi,SIK

Penerapan pendidikan lalu lintas di sekolah sudah dimulai pada 2010, dengan membuat kesepakatan kerjasama atau konsultasi Polri dalam hal ini Korps Lalulintas Polri dengan Kemendikbud, Isi kerjasama ini telah disetujui kembali pada 2017, adapun strategi yang digunakan adalah mengintegrasikan nilai-nilai tertib lalu lintas dalam mata pelajaran disekolah, saat ini khusus di mata pelajaran PPKN.

Sementara itu Kapolres Okut Akbp Dalizon, S.I.K., M.H. melalui Kasat Lantas AKP Cindy Helyadi Sik mengutarakan, Belajar memahami tentang keselamatan berlalu-lintas harus dimulai sejak dini. oleh sebab itu Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Ditkamsel) Korlantas Polri melaksanakan Diseminasi Model Integrasi Pendidikan Lalu Lintas.

Program ini dan tentunya ditindak lanjuti oleh setiap wilayah di Indonesia termasuk khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan.

Diseminasi model pendidikan lalu lintas ini merupakan bagian dari edukasi, selain itu, merupakan upaya antisipasi keselamatan serta menanamkan nilai-nilai persetujuan dan disiplin dalam lalu lintas sehingga ini sangat bermanfaat bagi para orang tua dari pelajar.
Sebab menurutnya, anak usia muda memiliki rasa ingin tahu yang cukup tinggi dan juga rentan terhadap perubahan dilingkungan sekitar.

“Pendidikan ini mulai dari dasar, para guru bisa menjadi ikon, bahkan mampu menjadi bagian mentransformasi penanaman nilai-nilai keselamatan lalu lintas kepada anak didik atau orang tua siswa,” tutur Kasat Lantas Polres Ogan Komering Ulu Timur Akp Chindi Helyadi S,ik diruang kerjanya saat diwawancarai awak media, Rabu 03/02/2021.

Ia pun menegaskan kesadaran berlalu lintas sangatlah penting bagi keselamatan diri sendiri maupun orang lain, maka untuk itu diharapkan para guru memiliki peran dan fungsi yang sangat luar biasa, terutama guru SD, SLTP/sederajat bisa menjadi teladan atau pilar edukasi keselamatan berlalulintas kegiatan ini diikuti 50 siswa kelas 8 serta Komite Sekolah SMPNegri 1 Martapura Kabupaten Okut.

Walaupun kegiatan secara Daring namun anak anak antusias mengikuti pelajaran ini, ada pun materi yang disampaikan 7 pelanggaran yang mengakibatkan lakalantas pemakaian Helm SNI, kecepatan, Penggunaan Hp saat berkendaraan, anak dibawah umur Kondisi pengemudi dibawah pengaruh minuman keras alkohol dan narkoba, penggunaan sabuk pengaman, serta melawan arus dan kegiatan ini mengasyikan dilanjutkan tanya jawab pungkas penggagas Polisi Peduli Pendidikan Daring Anak Indonesia (Sipandai),” wanita cantik berhijab Akp.Chindi Helyadi Sik.

 

Pewarta : Fendi / Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *