Gubernur Sulsel pastikan program yang dibutuhkan Masyarakat dari Pemerintah dengan cara Berdialog Langsung

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bulukumba, Pemprov Sulsel – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, juga mengunjungi objek wisata Pantai Bara, Kabupaten Bulukumba, Rabu, 3 Februari 2021. Ia berdialog dengan masyarakat sekitar dan juga para tokoh masyarakat di pulau terdekat. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat.

Menurut NA di Bulukumba, objek wisata bahari yang patut dikembangkan adalah Pantai Bira. Pembenahan Pantai Bira terintegrasi dengan pulau-pulau yang ada di sekitar. Terutama penataan pesisir supaya tidak kelihatan kumuh.

Hal lainnya, mengendalikan pembangunan vila pribadi, agar ditata dengan baik. Karena beberapa kawasan sini masuk kawasan hutan lindung. Modal utama berupa infrastruktur jalan sudah tuntas dibangun.

Menurutnya, komunikasi dengan masyarakat adalah kunci mengurai masalah dan menemukan penyelesaiannya. Sebagai cara yang efektif bagi pemimpin untuk memastikan apa yang direncanakan merupakan kebutuhan. Sehingga ke lapangan bertemu masyarakat untuk mengetahui kebutuhan prioritas.

“Saya setiap ke daerah pasti berdialog dengan masyarakat. Menyampaikan berbagai hal, dan saya kira itu kesempatan yang baik. Saya mencoba mendengar masukan dan keluhan. Kalau itu tanggung jawab saya sampaikan ke Pak Bupati, kalau itu tanggung jawab provinsi langsung kita tindak lanjuti,” sebutnya.

Salah seorang tokoh masyarakat yang ditemui, Jafar Liwang, yang merupakan tokoh masyarakat di Pulau Liukang, di Kecamatan Bonto Bahari.

“Kami dari pulau minta pembenahan sumber daya manusia, kesehatan, peningkatan pariwisata dan segala penunjang. Termasuk untuk pengamanan terumbu karang agar tetap awet,” sebutnya.

Hal lain yang disampaikan ke gubernur adalah permintaan pembukaan jalan ke destinasi belakang pulau. Untuk tenaga medis ia menyampaikan belum maksimal, sebab pada saat akan melahirkan, warga harus diantar ke daratan utama. Kendalanya, kadang alam tidak bersahabat dengan adanya ombak.

“Soal pendidikan hanya ada SMP, pembangunan fisik normal, namun kondisi belajar mengajar tidak normal karena kekurangan tenaga pendidik,” tambahnya.

Pantai Liukang Loe adalah sebuah pulau kecil yang terletak tidak jauh dari daratan Sulawesi dan terletak persis di depan Pantai Bira dan Pantai Bara.

Sedangkan, Kadis Pariwisata Bulukumba mendengarkan juga keluhan masyarakat dan instruksi dari gubernur dan juga bupati.

Termasuk soal penataan Pantai Bara, dimana terdapat peningkatan minat pengunjung ke Pantai Bara, selain ke Pantai Bira.

“Penataan di sini akan kita diskusikan dengan masyarakat karena kita tidak ingin lain keinginan kita (pemerintah) lain keinginan mereka, tapi kita tidak mau kumuh seperti ini,” ujarnya.

Bupati Bulukumba, HM Sukri Sappewali, menyatakan, selain membangun infrastruktur juga bagaimana masyarakat menerima wisatawan dengan pelayanan yang baik.

“Kita mengadakan pelatihan, misalnya punya rumah dengan home stay kita latih bagaimana menerima tamu dan mereka menerima pengunjung wisata dengan pelayanan yang sopan dan mengedepankan sapta pesona wisata,” jelasnya.

Saat ini juga dirancang untuk wisata gunung di Kahayya, yang juga terkenal dengan kopinya.

Pewarta : Ali Ghugunk/Adpim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *