Dinas PUPR Beltim akan Bangun Jalan Sepanjang 14,88 Kilometer

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Beltim – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang (PUPR) Kabupaten Belitung Timur akan membangun 6 proyek pembangunan jalan sepanjang tahun 2021 ini, dengan nilai 6 proyek Rp 26,4 milyar yang diperkirakan akan menghasilkan jalan sepanjang 14.88 kilometer, informasi ini disampaikan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Beltim Idwan Fikri dalam Press Release Diskominfo Kabupaten Belitung Timur, Kamis (4/2/21).

Kepala Dinas PUPR mengatakan 6 proyek jalan tersebut, sumber anggaran nya adalah dua proyek menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK), baik DAK Reguler maupun DAK Penugasan.

“Untuk yang DAK Reguler kita membangun ruas jalan Birah-Selinsing di Kecamatan Manggar hingga Gantung, sepanjang 5,1 kilometer dengan anggaran Rp 8.933.350.000. Untuk DAK Penugasan jalan lanjutan di Gusong Cina Desa Batu Penyu Kecamatan Gantung sepanjang 1,26 kilometer, dengan anggaran Rp 3.150.000.000,” ungkap Kadin PUPR.

Sedangkan empat proyek jalan lainnya memakai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Beltim, meliputi: Peningkatan Jalan Dalam Simpang Pesak sepanjang 1,69 kilometer, Peningkatan Jalan Manggar – Mudong Gantung sepanjang 3,9 kilometer, Pembangunan Ruas Nyuruk – Tungkup Dendang sepanjang 1,5 kilo dan perawatan berkala jalan dalam Kota Manggar sepanjang 3,1 kilometer.

“Jalan Manggar – Pantai Mudong itu anggarannya Rp 3,9 milyar, Ruas Nyuruk – Tungkup Rp 2,642 milyar, berkala dalam kota Manggar Rp 4,85 milyar, sisanya jalam dalam sebelah Kantor Camat Simpang Pesak,” ujar Kadin PUPR

Selain pembangunan 6 proyek jalan tersebut, di tahun 2021 ini Dinas PUPR Kabupaten Beltim juga akan bekerjasama dengan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) untuk pembuatan jalan desa ke lokasi wisata di Desa Kelubi Manggar.

Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas PUPR juga menyebutkan bahwa terkait pembangunan jembatan, mantan Kepala Bidang Bina Marga itu menyatakan sama seperti tahun-tahun sebelum Dinas PUPR tidak mengadakan kegiatan pembangunan jembatan.

“Karena kita mengikuti kebutuhan dan usulan. Kebetulan tahun 2021 dan 2020 kita memang belum membangun jembatan,” tandasnya.

 

Pewarta : Teblyandi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *