Polres Pelalawan Gelar Konferensi Pers, Atas Tertangkapnya Empat orang Jaringan Peredaran Narkoba

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Riau I Pelalawan – Team Opsnal Satres Narkoba Polres Pelalawan berhasil menangkap pelaku jaringan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Pelalawan pada 1 Februari 2021 lalu. Sebanyak 4 orang pelaku sudah ditangkap dan diamankan di Mapolres Pelalawan.

Menurut keterangan Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko,S.IK pada saat konferensi pers yang digelar di Aula Polres Pelalawan pada Jum’at 5/2/2021 menuturkan bahwa, keberhasilan yang dimaksud bukanlah seberapa besar barang bukti yang diamankan, akan tetapi berhasil dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.

Dilanjutkannya, Pengungkapan kasus tersebut melibatkan salah seorang narapidana dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Tembilahan, Indragiri Hilir. Bernama Yongki Lesmana Saputra (24) tahun yang diduga sebagai jaringan pengendali lapas.

Terbongkarnya jaringan pengendali Lapas tersebut bermula dengan penangkapan terhadap Aan yang dilakukan di jalan poros SP 5 Pangkalan Lesung pada 1 Februari 2021 lalu. Ketika dilakukan penggeledahan dari pelaku team berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis Sabu sebanyak 1 (satu) paket kecil seberat 0,29 gram.

Saat dilakukan interogasi Aan mengaku bahwa barang itu ia dapati dari Minto yang tinggal di Desa Banjar Balam, Lirik Kabupaten Inhu. Mendengar hal itu, dengan membawa pelaku team langsung menuju kerumah pelaku dan pelaku berhasil ditangkap hanya saja tidak ditemukan barang bukti. Namun minto mengaku bahwa sabu dijual ke Andri berasal dari sepupu ayahnya bernama Unyil alias Ombung.

Selanjutnya, Unyil diburu dan berhasil ditangkap setelah ia berupaya melarikan diri. Penggeledahan dilakukan dari pelaku Unyil berhasil diamankan 1 paket besar narkoba jenis sabu dengan berat bersih 42,62 gram dan beberapa barang bukti lainnya.

Seperti, 4 setengah butir ekstasi warna hijau dengan berat 1,66 gram, 1 bal plastik bening klep merah, 2 unit timbangan digital berwarna hitam dan silver, dan 1 unit Handphone merk redmi warna hitam. Pelaku Unyil mengaku bahwa, sabu ini ia peroleh dari kawannya, yang bernama Yongki Lesmana Putra merupakan seorang narapidana di Lapas Tembilahan.

Yongki tercatat sebagai narapida kasus Narkoba di Ukui Kabupaten Pelalawan beberapa tahun lalu. Ia divonis 8 tahun penjara. Ironisnya dengan sisa tahanan 9 bulan lagi ia kembali diciduk sebagai pengendali Narkoba.

Penyidik Satres Narkoba Pelalawan berhasil membongkar aliran dana diduga yang dikendalikan Yongki, di salah satu rekening yang ia kelola. Pemilik rekening diduga atas nama istri Yongki.

Berdasarkan print out rekening koran yang berhasil dibongkar polisi, rekening itu dikelola Yongki terhitung sejak tahun 2019 dan terlihat aliran dana cukup fantastis. Jika ditotal sepintas dana mencapai miliaran rupiah. Dalam satu hari terjadi satu sampai tiga kali transaksi dengan angka bervariasi, paling sedikit Rp. 2 juta sampai Rp. 3 juta. Bahkan angka tertinggi Rp. 20 juta sekali transaksi.

Setelah menangkap Yongki, Satres Narkoba Pelalawan bekerjasama dengan Satres Narkoba Tembilahan dan pihak Lapas Tembilahan. Selama dalam sel ia bebas mamakai HP untuk melancarkan aksi pengendalian Narkoba. Di ponselnya ditemukan traksaksi-traksasi Bank.

Hadir dalam konferensi pers, Kapolres Pelalawan Indra Wijatmiko S.IK, Kasat Narkoba Polres Pelalawan IPTU Gus Purwantoro, Kassubag Humas Polres Pelalawan IPTU Edy Haryanto, para jajaran Team Opsnal Satres Narkoba Polres Pelalawan dan para awak media.

 

Pewarta : Budi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *