LPKNI Serang Kota Masih Menunggu Hasil Aduan Oknum Advokat Marangin

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Serang – Selasa, 09 Februari 2021 Ketua umum LPKNI Pusat Jambi Kurniadi bersama Nico, Dirinya dan semua Pengurus dan anggota ada salah seorang oknum Advokad di Merangin yang melaporkan Sukarlan ketua LPKNI Merangin yang menerima kuasa dari pemberi kuasa untuk pendampingan atau pengurusan dalam sebuah kasus.

Hal ini tentu saja bukan mencoreng nama baik sebuah lembaga LPKNl yang notabene adalah kelembagaan non pemerintah dan bukan LSM ataupun ormas. Seperti yang di sebut sebut dalam beberapa media yang telah tersebar di jagad maya ini.

Kepada mitrapol.com serang kota, ketum LPKNI Pusat Kurniadi Hidayat angkat bicara, atas prilaku oknum advokat yang melaporkan ketua LPKNI merangin ke kepolisian dan bahkan kabarnya sudah sampai ke tingkat polda, hingga saat ini masih menunggu hasil dari laporan atau pengaduan tersebut .

Sementara itu ketua LPKNI Serang kota Sukaji mengatakan, semua cabang perwakilan LPKNI yang hampir ada di seluruh daerah menunggu laporan oknum advokat merangin.”kata Nico

Tambah Nico, Dirinya dan semua Pengurus dan anggota ada salah seorang oknum Advokad di Merangin yang melaporkan Sukarlan ketua LPKNI Merangin yang menerima kuasa dari pemberi kuasa untuk pendampingan atau pengurusan dalam sebuah kasus. Hal ini tentu saja bukan mencoreng nama baik sebuah lembaga LPKNI yang notabene adalah kelembagaan non pemerintah dan bukan LSM ataupun ormas. Seperti yang di sebut sebut dalam beberapa media yang telah tersebar di jagad maya ini.

“LPKNI (lembaga perlindungan konsumen Nusantara Indonesia) bukanlah Ormas, LSM dan bukan pula LBH. LPKNI adalah Salah satu LPKSM yang di dirikan berdasarkan payung hukum praturan per undang-undangan yang di akui oleh negara,” tegas niko

Sebagai ketua LPKNI merangin Sukarlan tidak banyak berkomentar terkait pelaporan atas dirinya, “Hormati saja proses hukum, saya juga punya atasan di pusat, Yang jelas LPKNI lembaga Independent bukan seperti yang di tuduhkan ke saya, yang di anggap bertindak sebagai advokat, jika kami di laporkan dengan pasal 263 yaitu tentang pemalsuan, maka kira-kira apa yang di palsukan. Jika ada yang palsu maka ada yang asli, siapa yang pegang aslinya? kami sangat berharap segera di panggil oleh pihak Kepolisaan untuk di mintakan keterangan, agar masalah ini jadi terang Benderang,

 

Pewarta: (Sukaji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *