Klarifikasi Kepsek SMKN 1 Mabar terkait dugaan penyelewengan bantuan Sepeda Motor

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nias Sumut – Menanggapi berita yang telah beredar di Medsos baik melalui Group WhatsAap maupun media online pada hari Sabtu (06/2/21) dengan berjudul “Kepsek SMKN 1 Mabar Diduga Selewengkan Belasan Sepmor Kemendikbud”, Kepala SMKN 1 Mandrehe Barat, Temazisokhi Telaumbanua, S.Pd. menyampaikan klarifikasinya.

Dijelaskan Kepala SMKN 1 Mandrehe Barat bawah SMK Negeri 1 Mabar memiliki 8 ruang belajar yang selama ini digunakan untuk proses Kegiatan Belajar Mengajar, dimana beberapa ruangan tersebut ada rusak berat dan membutuhkan Rehap Total, namun karena keterbatasan ruangan tersebut terpaksa tetap dipakai untuk kegiatan belajar mengajar.

Lanjut Temazisokhi Telaumbanua, S.Pd, pada Bulan November 2020, SMK Negeri 1 Mabar Mendapatkan bantuan dari Kemendikbud berupa alat dan Bahan Praktek Jurusan Otomotif, dimana bantuan tersebut salah satunya adalah 18 unit Sepeda Motor dan alatalat praktek lainnya, yang apabila disimpan disekolah membutuhkan 4 ruangan.

Ruangan penyimpanan yang dibutuhkan harus benar-benar aman untuk menghindari kerusakan dan kehilangan. Mengingat di tahun-tahun sebelumnya sudah pernah hilang barang inventaris milik sekolah.

Melihat situasi sekolah dan ruangan yang terbatas serta tidak memungkinkan untuk dijadikan tempat penyimpanan alat-alat tersebut, maka diadakan Rapat Dewan Guru bersama Komite untuk mencari solusi yang tepat tanpa harus mengorbankan ruangan kegiatan belajar mengajar siswa.

Berdasarkan rapat tersebut di peroleh kesimpulan antara lain :
1. Menitipkan sebagian sepeda Motor tersebut kepada Bapak ibu Guru sebagai alat transportasi untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah. Dan guru yang telah menerima Titipan Sepeda Motor tersebut harus bertanggung jawab menjaga, merawat dan memelihara dengan baik dan dibuktikan dengan surat pernyataan diatas Materai 6.000.


2. Bapak ibu guru yang telah menerima penitipan sepeda motor tersebut wajib mengembalikan apabila dimasa yang akan datang sudah ada ruangan tempat penyimpanan yang aman/Lab/bengkel di sekolah.
3. Apabila di kemudian hari sekolah membutuhkan Sepeda Motor tersebut siap dan wajib di serahkan disekolah.

Oleh karena keadaan Sekolah SMKN 1 Mabar yang memprihatikan, maka pihak Sekolah juga memohon perhatian dan uluran tangan dari pemerintah untuk memberikan solusi terkait keadaan kekurangan ruangan, bengkel dan Lab tersebut, pungkas Kepala SMKN 1 Mandrehe Barat, Temazisokhi Telaumbanua, S.Pd.

 

 

Pewarta : Yas. Gulo MP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *