Tim Monitor Kemenpora Pastikan Gudang Sarana PON Papua 2021 Kluster Mimika Aman

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Tim monitor dari Kementerian Olahraga (Kemenpora) RI, Subdit Sarana Olahraga Rekreasi menyambangi Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, guna memastikan keamanan gudang peralatan yang digunakan menyimpan peralatan Cabang Olahraga (Cabor) untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional atau PON Papua 2021 nantinya.

Kasubdit Sarana Olahraga Rekreasi, Kemenpora, Dadan Heri dalam lawatannya mengatakan, ketersedian kapasitas gudang dinyatakan mencukupi sesuai Venue yang tersedia.

“Kami sudah melakukan pengecekkan di setiap venue untuk memastikan apakah disetiap venue sudah ada gudang untuk peralatan atau belum. Ternyata di Timika tiap venue sudah memiliki gudang tersendiri dengan kapasitas yang memadai,” kata Dadan Heri kepada wartawan di Timika usai melakukan kunjungan, Kamis (11/2).

Dadan Heri yang didampingi Koordinator Bidang Peralatan PB PON Papua 2021, Gustav Puy saat meninjau gudang peralatan di venue Panjat Tebing

Ia menambahkan, sejumlah venue yang ditinjau diantaranya, venue Aero Modeling, venue Terjung Payung, venue Terbang Layang, gor Futsal, venue Basket 3×3, venue Judo dan Tarung Derajat serta venue Panjat Tebing.

Dikatakan, untuk sarana Venue nantinya akan diisi peralatan yang dikirim dari Pusat dengan menggunakan anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kami memetakkan gudang yang ada di kluster Mimika dengan dimensinya, apakah (kapasitasnya-red) sesuai atau tidak. Sejauh ini sudah dipastikan aman,” terangnya.

Bahkan menurutnya, dari hasil peninjauan, kondisi gudang peralatan disetiap Cabang Olahraga (Cabor) dipastikan layak dan memenuhi standar untuk pagelaran olahraga bergengsi nantinya.

Dijelaskan, sebanyak tiga gudang penyangga berkapasitas mumpuni di Kluster Mimika telah siap untuk menyimpan peralatan PON XX yang akan dikirim nantinya.

Selain itu, pendistribusian peralatan PON untuk Kluster Mimika diperkirakan akan dilakukan dalam empat sampai lima bulan kedepan.

“Saat ini kita (Kemenpora-red) masih dalam dalam proses pengadaan barangnya. proses pendistribusian dan estimasi waktunya empat sampai lima bulan kedepan,” tutup Heri.

 

Reporter : AQM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *