Diduga Asal jadi pembangunan Rehab kantor Desa Curugpanjang Patut di Pertanyakan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Terjadi adanya pembangunan Desa Curugpanjang, di tengah pandemi Covid-19 dan perlu di pertanyakan pembangunan desa tersebut tidak tertera papan proyeknya, Abah encep dan team media LSM Garda Banten Lebak masih bertanda tanya soal bangunan tersebut. Apakah ini proyek mengunakan Dana desa atau Dana APBN? dan mana tau pakai uang kepala Desa Curugpanjang kecamatan Cikulur kab Lebak Banten, Jumat 12/02/2020.

“Kami mancoba menjumpai kepala desa cirugpanjang untuk meminta komfirmasi terkait bangunan kantor ini namun kades seakan akan mengelak dari media dan LSM Garda Banten, Kepala Desa Curugpanjang tidak ada dikantor desa di saat siang hari mungkin ketakutan proyeknya di investigasi,

“Kita sangat menyayangi bangunan kantor desa Curugpanjang ini tidak memiliki papan proyek dan ini harus di tindak lanjuti dikarnakan ditahun anggaran 2021 belum ada petunjuk teknis Oprasional (PTO) pembangunan dari anggaran dana ADD atau DD kami menduga itu anggaran tahun 2020 dan limit waktu di tahun 2020 sudah habis,” Imbuh Abah encep LSM Garda Banten.

Pantauan LSM Garda Banten yang telah melakukan investigasi dan chek and richek ke desa tentang proyek diduga adanya tidak keterbukaan kepada masyarakat terkait anggaran yang di gunakan untuk pembangunan kantor desa Curug panjang.

Dimana Sesuai amanah Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang di biayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan di lokasi.

Menurut Sekdes Desa Curung Panjang menuturkan kepada media mitrapol.com, terkait anggaran rehab kantor desa “saya tidak tau pak berapa anggarannya dan kalaw tidak salah anggaran dari DBH kabupaten dan anggaranya lebih dari Rp30 juta, lebih kalau tidak salah lebih jelasnya tanya saja dengan pak jaro.” Ujarnya kepada media mitrapol.com

Menurut yayat Ruyatna Ketua Forum komonikasi LSM Lebak, Proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan papan nama itu indikasinya sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar anggaran dan sumber anggaran dan secepatnya kami akan melayangkan surat lapdu kepada pihak inspektorat dan polres Lebak.” tutupnya

Saat dikonfirmasi kepala desa curugpanjang yadi melalui sambungan washppnya mengatakan, “itu anggaran DBH cuman saya tidak memikirkan DBH bang yang penting kantor desa saya bagus dan betah orangnya, iya kang kalau ada yang kurang kasih masukan atuh, kita bangun sama sama, “Ucap kepala Desa Yadi

 

Pewarta : Deden/soleh

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *