Diduga Selewengkan Dana Bos, SMKN 1 Way Bungur Lamtim Terbukti tidak adanya pemeliharaan Sapras

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Berbagai jurus dan cara oknum kepsek yang nakal melakukan tindakan korupsi demi kepentingan pribadi.Salah satunya dengan melaporkan kegiatan yang tidak sewajarnya serta penggunaan dana bos secara fiktif.

Terbukti, sebagian prasarana sekolah yang nampak hampir tidak ada pemeliharaan dan perawatan.Salah satunya adalah plapon gedung sekolah jebol,kusen kayu rusak dan kropos serta cat dinding tembok kusam. Padahal, anggaran tersebut sudah diterima dan dicairkan oleh pihak sekolah.

Sesuai laporan data online, SMKN 1 Way Bungur Lampung Timur, memiliki siswa 399 orang, pada tahun 2020 telah menerima anggaran dana bos sebesar Rp.677.280.000.

Terbagi dalam tiga tahap pencairan :

– Triwulan I = Rp.191.520.000
– Triwulan II = Rp.255.360.000
– Triwulan III = Rp.230.400.000

Kejanggalan yang terjadi dalam pelaporan penggunaan anggaran dana bos,tidak ada pelaporan pada triwulan ke 3 tahun 2020.Hal ini menimbulkan pertanyaan dikemanakan dana bos tersebut .?

Sebagai bahan pertimbangan, saat ini seluruh proses kegiatan belajar siswa disekolah diliburkan karena pandemi Covid-19.Namun,ada kegiatan penggunaan dana bos tetap digunakan untuk :

1.Pemeliharaan dan Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah.

2.Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan serta Pengembangan Manajemen Sekolah.

3.Kegiatan Evaluasi Pembelajaran.

4.Pengelolaan Sekolah.

5.Kegiatan Pembelajaran & Ekstrakulikuler.

6.Layanan Daya dan Jasa.

7.Penerimaan siswa baru.

8.Pembelian alat Multi Media Pembelajaran.

Saat tim media ke SMKN 1 Way Bungur Lampung,sang kepala sekolah tidak ada berada ditempat.Namun ditemui,Hadi selaku Security.ia mengatakan,pihak media tidak diperkenankan masuk tanpa seizin sang kepala sekolah.

” Maaf pak, saya sudah menghubungi pak Tanto dan Kepala Sekolah, bahwa siapapun tidak boleh masuk ke lingkungan sekolah, tanpa seizin dan kewenangan kepala sekolah,”ungkap Hadi,Senin ( 08/02/2021).

Atas tindakan oknum security dan Kepala SMKN 1 Way Bungur Lampung Timur, tentu sudah melanggar tugas Pers Undang-Undang No 40 Tahun 1999 tentang pers, tertulis aturan tentang pers, termasuk ketentuan umum, asas, fungsi, hak, kewajiban, dan peranan pers.

 

TIM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *