Dirut CV. Rayan Karya, bantah berita miring soal Pembayaran upah kerja proyek BLK

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Management CV Rayan Karya selaku pelaksana Proyek pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) menyanggah kabar miring, pihaknya secara tegas membantah keras tudingan yang diberitakan salahsatu media online menyebutkan perusahaanya mengabaikan kewajiban pembayaran upah pekerja.

“Saya baca beritanya, tapi mohon maaf kepada pihak media, bahwa sumber pemberitaan itu tidak benar dan saya membantah jika perusahaan kami disebut tidak mengeluarkan uang pembayaran upah pekerja,”Kata Supriyadi selaku Dirut CV Rayan Karya, Rabu 17/2/2021

Supriyadi menerangkan, selama pekerjaan BLK berjalan CV.Rayan Karya tepat waktu menyerahkan sejumlah uang gaji pekerja melalui (HB) sebagai mandor proyek BLK di Kecamatan Cipanas dan Serang yang notabene rekrutannya sendiri (anak buah mandor)

“Saya sendiri heran, kalau ada pekerja yang mengaku belum dibayar oleh kita, selama ini upah pekerja dibayar tepat waktu liwat mandor (HB) yang mengajak mereka kerja di proyek BLK,”Terang Yadi sembari memperlihatkan sejumlah kwatansi bukti penarikan uang untuk membayar upah pekerja.

Atas beredarnya kabar miring, Dirut CV Rayan Karya mengaku pihaknya akan segera memanggil beberapa pegawai guna memastikan persoalan yang telah merusak citra dan tentu saja dapat merugikan nama baik perusahaannya.

“Segera kami akan panggil perwakilan pekerja untuk mendengarkan keterangan mereka terkait pembayaran upah dari mandor (HB) selama ini,”Ujar Yadi kepada mitrapol.com

Meski demikian, Kata Yadi, mengenai pekerja pihaknya akan mencari solusi terbaik supaya tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Mengenai HB, (mandor) dirinya mengatakan, bahwa sebelum pekerjaan diserahkan, HB telah membuat surat perjanjian antara dirinya dengan CV Rayan Karya, tertuang sejumlah point penting menyangkut progres dan pertanggung jawaban serta termasuk keuangan (gaji).

“Ini menyangkut nama perusahaan, Kami tidak akan diam begitu saja, ini keringat orang yang harus dibayar, kita bakal kejar dulu itu mandornya,”Tegas Yadi

Ketika ditanya adakah rencana untuk mengambil jalur hukum guna melaporkan ndikasi serta dugaan penggelapan uang upah pekerja oleh oknum mandor (HB) Yadi mengaku pihaknya masih menunggu niat baik dari mitra kerjanya.

 

Pewarta : Ubay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *