Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Boltim, terus di awasi pihak Aparat Kepolisian

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Boltim – Sejak dipasanganya garis polisi (Police line), di dua lokasi Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI), wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sampai dengan saat ini terus diawasi aparat Kepolisian.

Baca Juga : kapolri-minta-jajarannya-segera-selesaikan-kasus-jadi-perhatian-publik

Kapolres Boltim AKBP Irham Halid SIK, melalui Kapolsek Modayag IPTU Suradiman saat dikonfirmasi mengatakan, proses penanganan perkara atas pelaku PETI di wilayah Desa Lanut, itu merupakan kewenangan tim Bareskrim Mabes Polri.

“Selaku pemilik wilayah (Polsek Modayag), kami hanya mengantisipasi akan terjadinya Hal – hal yang tidak diingginkan atas adanya pemasangan Police line. Prosesnya, semua ditangani oleh Tim Mabes,” kata Kapolsek Modayag.

Baca Juga : soal-uu-ite-kapolri-akan-bentuk-virtual-police

Diketahui, penertiban lokasi Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI), yang dilakukan tim Bareskrim Mabes Polri pada, Selasa (9/2/2021) lalu, merupakan Lokasi Tambang Talugon, Desa Lanut, Kecamatan Modayag, dan Lokasi Tambang Bobutaan, Kecamatan Motongkad.

Berdasarkan data yang ada, kedua lokasi pertambangan yang dipasang garis polisi (Police Line), merupakan milik pengusaha tambang Ali Kenter (Alken), dan Robi Wowor (RW).

 

Pewarta : Cr07

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *