• Whatsapp

Syahrul Ak Laporkan Dugaan Penipuan PT. Fajar Baizury & Brothers ke Polda Aceh

MITRAPOL.com, Provinsi Aceh – PT. Fajar Baizury & Brothers yang bergerak dibidang pengelolaan kebun kelapa sawit di Kabupaten Nagan Raya dilaporkan ke Kepolisian Daerah Aceh (Polda Aceh) oleh Syahrul, AK atas dugaan tindak pidana penipuan.

PT Fajar Baizury & Brother diduga tidak membayar ganti rugi tanah milik Syahrul AK seluas 100 hektar yang terindikasi telah dikuasai oleh perusahaan tersebut sejak 2013 sampai saat ini ucap tgk. Syahrul kepada awak media Mitrapol.

Menurut Syahrul AK, awalnya datang perwakilan dari PT Fajar Baizury & Brothers, pak mai ke lahannya saat ia sedang bekerja dengan mengatakan jika Perusahaan tersebut ingin membeli tanah miliknya, mereka berjanji akan membayar ganti rugi terhadap tanah tersebut setelah dilakukan pengukuran, namun setelah dilakukan pengukuran, tanah tersebut tidak dilakukan pembayaran sampai saat ini bahkan ia tidak diperbolehkan untuk masuk ke lahan miliknya sendiri selama bertahun-tahun sampai saat ini ungkapnya.

Permasalahan tanah antara PT Fajar Baizury & Brothers dengan Syahrul AK sempat dimediasikan oleh DPRK Nagan Raya, dalam pertemuan itu perwakilan pihak PT Baizury & Brothers berjanji akan membayar tanah miliknya dalam tempo 15 hari sejak pertemuan tersebut, akan tetapi sampai hari ini janji itu tidak pernah ditepati oleh perusahaan tersebut ucap Syahrul Ak.

Berbagai upaya yang ditempuh oleh Syahrul AK untuk mendapat keadilan terhadap tanah miliknya tidak mebuahkan hasil bertahun-tahun lamanya sampai ia melaporkan perkara tersebut ke Kepolisian Daerah Aceh (Polda Aceh) pada hari ini Senin (22/01/2021). Laporan polisi tersebut diterima oleh bagian SPKT dengan Nomor : STTLP/42/II/YAN.2.5./2021/SPKT.

Syahrul AK saat lakukan laporan ke Polda Aceh didampingi oleh Yayasan Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (LASKAR).

Ketua Harian LASKAR, Muhammad Ikhsan, S.H. mengatakan akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas, kami dari LASKAR berkomitmen akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas agar klien kami Syahrul AK mendapatkan haknya kembali ucapnya.

LASKAR berharap Polda Aceh berkomitmen untuk menjalankan instruksi Kapolri dalam memberantas mafia tanah di negeri ini tutupnya.

 

Pewarta : T, Indra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *