Legalitas Ormas Badak Banten Perjuangan di Soal, Eli Sahroni: Diam itu Emas

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Baru baru ini, sejumlah media online mempublikasi sebuah pernyataan yang disampaikan Hilman Sony Permana, Sekjen Ormas Badak Banten (BB) yang menyatakan bakal menggugat pendirian salahsatu Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang dianggap memiliki kemiripan nama serta menduga, Ormas pencatut nama Badak Banten tersebut belum terdaftar.

Ormas Badak Banten yang di nahkodai Buya Sujana Karis tersebut, melalaui Sekjen Hilman Sony Permana juga menyampaikan pihaknya akan menyurati Muspida Provinsi Banten yang terdiri dari Gubernur, Para Bupati/Walikota, TNI/Polri serta Kejaksaan.

Kendati Hilman Sony Permana tidak spesifik menyebut ormas mana yang dimaksud, namun pandangan publik menilai bahwa ungkapan tersebut tertuju kepada Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) yang merupakan Ormas baru lahir di Tanah Jawara dan baru saja mendeklarasikandiri di bawah Menara Kesultanan Banten pada awal januari Tahun 2021 lalu. Lalu apa kata tanggapan Ketua Badak Banten Perjuangan (?)

Mitrapol.com mencoba untuk tersambung melalui nomor kontak Aplikasi WhatsApp guna memperoleh tanggapan Ketua Umum Badak Banten Perjuangan H. Eli Sahroni, jika seumpama benar pernyataan Hilman Sony Permama ditujukan untuk Ormas Badak Banten Perjuangan.

Namun Eli mengaku tidak mau berbalas pantun’ dan akhirnya mambuka ruang publik yang beropini kurang elok serta bisa menimbulkan kegaduhan.

Namun, Eli Sahroni sedikit menegaskan mengenai legalitas formal pendirian Badak Banten Perjuangan, pihaknya telah selesai menempuh proses dan tahapan melalui notaris dan sudah mendaftarkan kepada pihak terkait melalui notarisnya.

“Diam itu emas, kalau tujuannya ke BB Perjuangan biar nanti klarifikasinya bukti kita yang menjawab agar publik punya penilaian dan tidak keliru”Tegas Eli, Kepada mitrapol.com Rabu 24/2/2021

Selain itu, Hilman Sony Permana juga menjelaskan jika pernyataan yang dia sampaikan berdasarkan beberapa pemberitaan media online tertanggal 6 Desember 2020 serta pemantauan DPP Badak Banten adanya keberadaan Ormas yang menggunakan nama mirip Badak Banten. Hilman menjelaskan bahwa menurut aturan hukum, ada dua jenis ormas, yang Pertama adalah Ormas berbadan hukum dan terdaftar di Menkumham, dan yang kedua adalah Ormas diduga tidak berbadan hukum dan terdaftar di Mendagri, tetapi dalam prakteknya ada juga Ormas yang tidak terdaftar baik di Menkumham maupun di Mendagri.

Lagi-lagi, Eli Sahroni meminta agar dirinya tidak dipaksa untuk menanggapi pernyataan Hilman Sekjen Badak Banten kecuali, Lanjut Eli, sudah jelas apa yang dimaksud Sekjen tertuju kepada kami Ormas Badak Banten Perjuangan.

Kepada awak media, Eli Sahroni membeberkan setelah dirinya hengkang dari Keluarga Ormas Badak Banten bahwa hubungan silaturahmi antara dirinya dengan Ketua Umum Badak Banten (Buya Karis) dan pengurus masih terpelihara secara baik.

“Bikin beritanya yang sejuk aja ya,”Pinta Eli kepada wartawan agar tidak mengundang tanggapan miring.

Terkait dokumen Hukum Organisasi Kemasyarakatan Badak Banten Perjuangan yang sudah diurus oleh notarisnya di Kemenkumham, Eli Sahroni tidak merasa keberatan jika ada pihak-pihak yang mengkoreksi letak kesalahan dan kekurangannya

“Kamipun sama, nama dan simbol Ormas adalah identitas yang harus dijaga, dipelihara, dan dipertahankan karna disitu mengandung arti dan makna di dalamnya “Tutup Eli Sahroni Ketua Badak Banten Perjuangan

 

Pewarta : Ubay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *