Mega Proyek Pelang Batu Tajam Rp 56,4 Miliar Hancur, Polda Kalbar Tidak Temukan Tersangka

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Ketapang Kalbar – Mega Proyek Pelang Batu Tajam Senilai Rp.56,4 Miliar Bersumber dana APBD tahun Anggaran 2019, Telah diperiksa Polda Kalbar dan sampai saat ini belum ditemukan adanya Kerugian Keuangan Negara (KKN) di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat.

” Informasi yang didapat awak media Mitrapol Kalbar, terkait adanya kedatangan Tim Ahli dari Polda Kalbar sudah pernah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terkait mega proyek senilai Rp 56,4 Miliar, bahkan sudah pernah memanggil beberapa saksi dari pihak Dinas terkait dan juga Kontraktor pelaksana pekerjaan tersebut, diantara nya Pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Ketapang dan juga pihak pelaksana (Kontraktor) PT. Marga Mulya.

Namun hingga kini Polda Kalbar belum ada satupun yang ditetapkan sebagai tersangka Terkait Mega Proyek senilai Rp.56,4 Miliar.

Seperti mana sebelumnya pernah diberitan dimedia Mitrapol tentang adanya pemeriksaan dari Tim Ahli Polda Kalbar pada Jumat (3/7/2019) dua tahun lalu dan juga pemberitaan pengakuan dari salah satu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Arif Lukman, ST dalam pekerjaan Proyek Pelang Batu Tajam Rp 56 Milyar, pada saat itu masih menjabat sebagai Kepala Bidang ( Kabid) Bina Marga Dinas PUTR Ketapang .

Arif Lukman ST, megakui dan membenarkan, dirinya telah diperiksa Tim Polda Kalbar terkait pekerjaan Proyek Pelang Batu Tajam Ketapang.

“Benar saya selaku PPK Mega Proyek Pelang Batu Tajam telah diperiksa Polda Kalbar di Mapolsek Delta Pawan Ketapang, Dalam pemeriksaan tersebut ada 70 materi pertanyaan yang disampaikan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya di Bidang Cipta Karya Dinas PUTR Kabupaten Ketapang, Jumat (3/7/2019) Tahun lalu

“Persoalan Pejabat Dinas PUTR yang sudah memenuhi panggilan pemeriksaan, bukan saya saja selaku PPK, tapi Kadis PUTR, PPTK dan Juga Seketaris PUTR kabupaten Ketapang juga ikut serta di Periksa,” Ungkap Arif Lukmat.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go,saat di komfirmasi awak media Mitrapol melalui via whatshap pada, Selasa pukul 15.39 WIB (23/2/2021), Menjelaskan,

” Untuk pekerjaan Proyek dimaksud, bahwa Polda Kalbar sudah lakukan penyelidikan, hasil sementara setelah memperoleh klarifikasi dari pihak pihak terkait dan keterangan ahli tekhnis Polnep bahwa belum menemukan adanya kerugian negara, kalaupun ada kerusakan kerusakan masih dalam standar deviasi, ” Jawabnya

 

Pewarta : (ROY)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *