Pengacara lima terdakwa kasus korupsi RTLH di Lebak kembalikan uang ke Kejaksaan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Berharap mendapat keringanan hukuman, Lima terdakwa kasus penyelewengan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun 2015 di Kabupaten Lebak mengembalikan uang hasil korupsinya.

Melalui kuasa hukum Acep Saepudin & Partners, uang sebesar Rp130 juta mereka kembalikan ke Kejaksaan Negeri Lebak dari total kerugian Rp550 juta.

“Hari ini kita menerima uang pengembalian dari lima terdakwa (kasus korupsi) RTLH 2015,”kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebak, Nur Handayani kepada awak media, Rabu, 24 Februari 2021.

“Uang ini (pengembalian) akan segera kita setorkan ke kas negara,” tambahnya.

Menurut Nur, pengembalian uang tidak akan menghilangkan atas tindakan pidana korupsi yang sudah dilakukan para terdakwa.

“Tidak, tidak menghilangkan. Sekarang sedang proses sidang di Serang,” tuturnya.

Sementara Kuasa hukum lima terdakwa kasus korupsi RTLH, Acep Saepudin menerangkan para kliennya baru bisa mengembalikan kerugian negara sebesar Rp130 juta dari total Rp550 juta.

Kata Acep, mereka iuran untuk mengembalikannya. NTS sebesar Rp100 juta, S Rp10 Juta, CM Rp10 Juta, A Rp5 Juta dan UH Rp5 Juta.

“Kita berharap bisa meringankan tuntutan,” ucapnya.

 

 

Pewarta : Ubay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *