Polisi Tembak Mati Pelaku Curanmor di Cinunuk Bandung

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bandung – Anggota Satreskrim Polrestabes Bandung terpaksa menindak tegas dan terukur, pria berinisial Ad (37), residivis dan target operasi Polda Jabar dan Polrestabes Bandung,” kedua pelaku ini tidak menghiraukan polisi malah berusaha melawan dan berusaha merebut senjata. Saat itu, di tengah terdesak, anggota melakukan tindakan tegas dan terukur.

“Ad kemudian dievakuasi ke rumah sakit namun karena pendarahan banyak, Ad meninggal dunia,” ucapnya. Pelaku lainnya melarikan diri dan dikejar anggota lainnya. Belakangan, pelaku yang melarikan diri ini bernama M Hakiki.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adnan Mangopang, mengungkapkan bahwa kedua pelaku melakukan pencuriannya bersama rekannya dikawasan Rancasari Kota Bandung.

Ia juga menegaskan bahwa pelaku bernama Adinsinal (37) dan rekannya Muhammad Hakiki (24) sempat melarikan diri ke arah Cinunuk Kota Bandung.

Jadi sebelumnya kami melakukan pengejaran terhadap pelaku di kawasan Rancasari Kota Bandung dan akhirnya kami berhasil melakukan penangkapan di kawasan Cinunuk Kota Bandung,”ujar Adnan Mangopang, saat konferensi pers di halaman depan Polrestabes Bandung.

Dia pun membeberkan bahwa motif pelaku melakukan pencurian adalah karena faktor ekonomi.

Modus pelaku melakukan pembobolan kendaraan dengan merusak lubang kunci kendaraan menggunakan kunci palsu atau Astag. Sementara itu tersangka sudah di tahan di Satreskrim Polrestabes Bandung, dengan ancaman pidana kurungan penjara selama 7 tahun.

Jadi tersangka kami amankan di Satreskrim Polrestabes Bandung dengan acaman kurungan semala 7 tahun sesuai dengan pasal 363 KUHP,” ucapnya.

Jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung pun menembak mati satu dari dua orang pelaku curanmor karena melakukan perlawanan. Mereka ditangkap di Wilayah Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung pada Rabu 24 Februari 2021 malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sebelum kepolisian lakukan tindakan tegas, para pelaku melakukan ‎pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kecamatan Rancasari Kota Bandung.

Namun saat akan ditangkap setelah sebelumnya dibuntuti salah satu pelaku mencoba melawan petugas. Kita berikan tindakan tegas dan terukur, terhadap seorang pelaku curanmor. Dia melakukan perlawanan dan membahayakan jiwa anggota kami saat akan diamankan.

“Satu pelaku lagi kita sudah amankan dan sudah dibawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan,”Kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang kepada wartawan di Kamar Jenazah Rumah Sakit Polri, Sartika Asih Jalan Moh Toha, Kota Bandung pada, Rabu 24 Febuari 2021 malam.

Menurut Adanan pelaku yang ditembak mati tersebut merupakan seorang residivis. Hanya saja pelaku membahayakan nyawa petugas yang akan menangkapnya sehingga diberi tindakan tegas.

Saat disinggung kronologis, Adanan tidak menjelaskan bagaimana kronologis penembakan terhadap pelaku pencuri motor itu.

Kasus tersebut akan diekspose pada Kamis 25 Februari 2021 oleh Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya.‎“Besok Pak Kapolrestabes Bandung akan menyampaikan kronologinya,” katanya.

Oleh karena itu Adnan pun berpesan kepada mereka yang mempunyai niatan jahat untuk berpikir dua kali jika ingin merusak kondusivitas Kota Bandung. Tentunya kepolisian pun akan memberikan tindakan tegas dan terukur sesuai hukum yang berlaku.

 

Pewarta : (Darvan Nainggolan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *