Pantai Ulujami memakan korban, 4 anak terseret ombak 2 ditemukan meninggal

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pemalang Jateng – Polsek Ulujami Polres Pemalang menerima laporan warga bahwa empat orang anak tenggelam di Pantai Indah Kaliprau, Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Pemalang. Jum’at sore (26/02/2021)

Atas laporan tersebut, anggota Polsek Ulujami bersama anggota Koramil 05/Ulujami langsung mendatangi lokasi kejadian. Dari informasi yang diterima, empat anak yang terseret ombak telah ditemukan, 2 diantaranya dalam keadaan meninggal dunia

Korban atas nama Rudi Waluyo (13) Bin Romli dan Muhammad Syihabul Millah Jaelani (10) Bin Moch Nurul Hidayat, keduanya merupakan warga Desa Bumirejo, Ulujami, Pemalang berhasil menyelamatkan diri, Sedangkan dua temannya terseret ombak dan tenggelam.

Polsek Ulujami melalui Kanit Reskrim Bripka Ary Wibowo saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Dia lalu menceritakan kronologi kejadian berdasarkan keterangan beberapa saksi dan pantauan di TKP.

“Jadi awal kejadian ada sekelompok anak berjumlah 12 orang dari Desa Bumirejo dan Kertosari datang ke pantai Kaliprau siang tadi sekira pukul 13.00, Kemudian 4 orang anak mulai berenang di laut dan sisanya hanya bermain di pantai. Kemungkinan karena arus laut kencang dan gelombang lumayan tinggi ke 4 anak tersebut terseret ombak, dan 2 anak di antaranya dapat terselamatkan sedangkan 2 anak lainnya hilang ditelan arus dan gelombang Laut,” ujarnya.

Dengan dibantu anggota Polsek Ulujami, anggota Koramil 05/Ulujami, Polairud Polres Pemalang serta warga, ahirnya kedua anak tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, korban meninggal dunia atas nama Nur Aziz Waluyo Jati (14) Bin Mansyur warga Desa Bumirejo, Ulujami dan Yanuar Aditya Pratama (11) Bin Jufri merupakan warga Desa Kertosari, Ulujami

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dari Puskesmas Mojo dr Agus Sukanto tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan meninggal karena air yang masuk ke dalam paru-paru korban (Tenggelam),” katanya.

Ari menambahkan, setelah selesai pemeriksaan korban diserahkan kepada keluarga untuk di makamkan.

“Keluarga korban juga menerima kejadian tersebut musibah serta tidak menghendaki untuk di lakukan otopsi atau bedah mayat. Kemungkinan korban akan dimakamkan besok,” ujarnya.

Pantauan Mitrapol, saat jenazah sampai dirumah duka langsung disambut isak tangis dari kerabat dan keluarga, dan langsung dilakukan prosesi pemakaman.

Kepala Desa Kaliprau, Purwadi segera melakukan langkah pencegahan guna kejadian serupa tidak terjadi kembali di wilayahnya tersebut. “Kami sudah memerintahkan kepada pihak penjaga atau pengelola pantai untuk memasang papan imbauan untuk tidak berenang dilaut bagi siapapun karena kondisi cuaca seperti ini sangat berbahaya,” katanya.

 

 

Pewarta : Rizqon Arifiyandi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *