Gelar Sabung Ayam, Polis Diraja Malaysia amankan 17 warga Sebatik

  • Whatsapp
Para tersangka saat diangkut dari Sungai Melayu Tawau

MITRAPOL.com, Kaltara – Polisi Diraja Malaysia menyerbu arena Judi Sabung Ayam di Sungai Melayu Bergosong wilayah malaysia, dan mengamankan 17 warga negara Indonesia di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia. Senin (1/03/ 2021) sekitar jam 20.33 waktu Daerah Tawau Malaysia.

Ketua Polis daerah Tawau, Acp Peter Ak Umbuas dalam pernyataanya mengatakan pihaknya telah melakukan operasi judi sabung Ayam di wilayah Malaysia Bergosong dan telah mengamankan para pemain judi sabung ayam sebanyak 15 laki laki dan 2 perempuan semuanya warga Sebatik kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Indonesia.

Mereka yang melakukan perjudian sabung Ayam diamankan pihak malaysia karena berada di wilayah Kampung Melayu yang masuk ke wilayah Malaysia.

Menurut ACP Peter AK Umbuas, Polis Daerah Tawau telah menerimah Informasi bahwa ada kegiatan judi Sabung Ayam di wilayah Malaysia.

Informasi itu ditindak lanjuti dan Polis Diraja Malaysia (PDRM) melakukan tindakan dan mendatangi tempat judi sabung Ayam di tempat tersebut kerana ini adalah Penganiyaan Binatang untuk melakukan perjudian yang mengunakan hewan atau seperti Ayam.

Para pelakku kasus Penganiyaan Judi Sabung Ayam itu akan dikenakan seksyen (21) akta Perlindungan Hewan dalam UU Kebajikan Akta UU Seksyen Hewan th 2015 Seksyen 6 (1) Akta Bahan-Bahan yang Berbahaya. Sabung Ayam mengunakan Senjata Yang Berbahaya itu diatur dalam UU th1958 seksyen 7 (2) Akta Rumah Judi Terbuka th 1953 seksyen 6 (1) (c) dan

Selain itu, ke 17 orang warga Indonesia itu akan dikenakan Pasal berlapis, utamanya dikenakan UU Akta Imigresen Malaysia kerana melakukan tempat Judi di wilayah Toritorial Malaysia dan dikenakan UU Seksyen th 1959/63, jelas ACap. AK. Peter Kepala Polis Tawau.

Saat ini ke 17 warga Sebatik tersebut diamankan di Balai Polis Tawau untuk di proses hukum hingga sampai ke Makama.

 

 

Pewarta : Yuspal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *