Ribuan Barang Ilegal di Musnahkan Bea Cukai Nunukan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan melaksanakan pemusnahan Barang Milik Negara eks barang tegahan yang dilakukan oleh KPPBC Nunukan dan juga hasil kerkasama dengan Lanal Nunukan periode tahun 2020 sampai dengan Januari 2021.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabeam C Nunukan M. Solafudin menjelaskan barang-barang hasil tegahan tersebut telah mendapatkan persetujuan untuk dilakukan pemusnahan oleh Menteri Keuangan berdasarkan Surat Persetujuan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan lelang Tarakan nomor: S. 03/MK 6/WKN 13/KNL.04/2021 tanggal 17 Pebruari 2021.

Ia mengungkapkan, barang-barang yang dimusnahkan berupa:

1. Minuman Mengandung Etil Alkohol berupa whisky merk golden, Black Jack, R&B dan Louis 966 sebanyak 364 botol.

2. Hasil tembakau dari berbagai merk sebanyak 45.492 batang.

3. Kosmetik, obat-obatan dan bahan kimia berupa pupuk dari berbagai merk.

4. Refrigerant gas dan mesin motor.

M. Solafudin menjelaskan pemusnahan dilakukan dengan cara, untuk minuman mengandung etil alkohol dengan cara dituang/dibuang isinya.

Untuk hasil tembakau dan kosmetik dilakukan dengan cara dibakar.

Untuk obat-obatan dan bahan kimia berupa pupuk dengan cara dipendam didalam tanah. Sedangkan untuk refrigerant gas dan motor dengan cara dirusak.

Adapun potensi kerugian negara yang ditimbulkan dari hasil penindakan barang-barang tersebut setelah dilakukan perhitungan sebesar Rp. 74.148.800,00 (Tujuh puluh empat juta seratus empat puluh delapan ribu delapan ratus rupiah).

“Disamping itu kerugian immaterial berupa dampak kerusakan keamanan masyarakat dapat diminimalisir, ujarnya”.

Pemusnahan ini adalah pemusnahan yang pertama kali dilakukan ditahun 2021. Dengan adanya pemusnahan ini diharapkan partisipasi dari unsur instansi pemerintah khususnya, dan masyarakat umumnya untuk meningkatkan sinergi dalam mengamankan hak-hak penerimaan negara maupun dalam melindungi negara dari masuknya barang-barang berbahaya yang berasal dari luar negeri.

 

Pewarta : Yuspal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *