Timgab P3HP2K C19 Kabupaten Beltim Gelar Operasi Yustisi di Pasar Lipat Kajang Manggar

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Babar – Tim Gabungan Pengendalian, Pengawasan Penegakan Hukum Dalam Rangka Pendisiplinan Atas Protokol Kesehatan Corona Virus Disease 2019 (Timgab P3HP2K C19) Kabupaten Belitung Timur menggelar operasi yustisi di kawasan Pasar Lipat Kajang Manggar, sebagaimana pers release yang disampaikan dari Diskominfo Beltim kepada redaksi, Jumat (5/3/21).

Kegiatan operasi kali ini menyasar pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab tempat dan fasilitas umum yang tidak menerapkanprotokol kesehatan. Sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Bupati Nomor 44 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Belitung Timur.

Dari total 35 tempat yang menjadi sasaran, ditemukan 9 tempat usaha yang tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti tidak menyediakan tempat cuci tangan dan tidak mengatur jarak antar pengunjung.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Beltim Zikril menyatakan tindakan untuk saat ini baru tahap teguran lisan dan mencatat identitas pelanggar. Jika terbukti selama 3 kali kedapatan mengulangi kesalahan maka izin tempat usaha terancam ditutup.

“Tahun ini yang kita sasar pelaku usahanya. Kenapa sudah menyasar pelaku usaha kerumunan, karena kita sudah melihat pada dasarnya peseorangan sudah patuh dengan protokol kesehatan,” kata Kasatpol PP Beltim

Kasatpol PP Beltim juga mengatakan jika misalnya di tempat usaha atau fasilitas publik ada pengunjung yang tidak menggunakan masker, maka otomatis yang terkena sangsi adalah tempat usahanya.

“Yang kita berikan sangsi bukan pengunjungnya tapi tempat usahanya. Contoh lagi misalnya ada Dinas yang tidak menerapkan maka yang kena kepala dinasnya,” jelas Kasatpol PP

Sementara itu Ketua Timgab P3HP2K C19 Kabupaten Beltim Ikhwan Fachrozi menyatakan meski sudah setahun lebih pendemi melanda dan kegiatan sosialisasi dari Pemerintah Daerah terus dilakukan untuk penerapan protokol kesehatan namun di lapangan masih didapati adanya pelanggaran. Hal itu dapat dilihat saat operasi yustisi di kawasan Pasar Lipat Kajang dilakukan.

“Kita sudah setahun dilanda pandemi, namun dalam kurun waktu setahun ini ternyata belum menjadikan masyarakat kita sadar. Kita lihat di pusat-pusat perbelanjaan, pusat keramaian ternyata masih banyak yang mengabaikan prokes,” kata Ikhwan.

Temuan di lapangan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Beltim. Satgas akan mencari mencari formula yang tepat agar benar-benar bisa menyadarkan masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan.

Timgab P3HP2K C19 Kabupaten Beltim terdiri dari unsur TNI/ Polri dan OPD terkait. Tim akan terus melakukan sosialisasi dan operasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha.

 

Pewarta : Teblyandi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *