Selama Pandemi SMPN 1 Pekalongan Lampung Timur Tetap Jaga Kebersihan Sekolah

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir dan entah sampai kapan wabah ini bisa musnah belum ada jawaban pasti. Meskipun vaksin telah ditemukan tapi menurut keterangan WHO wabah ini belum betul-betul akan sirna hingga sekarang ini.

Berdasarkan data peta zonasi resiko pandemi Covid-19, Kabupaten Lampung Timur masuk dalam katagori resiko sedang atau zona kuning.

Atas berbagai permasalahan tersebut,dan agar pembelajaran tetap dilakukan,para siswa masih tetap belajar melalui daring.Selain itu,perawatan dan pemeliharaan serta kebersihan sekolah tetap dilakukan sesuai dengan petunjuk dan arahan masing – masing sekolah.

Hal tersebut disampaikan,Suhartini,S.Pd.,M.M selaku Kepala SMPN 1 Pekalongan, Lampung Timur menjelaskan, bahwa meskipun siswa tidak belajar secara tatap muka.Namun,sekolah tetap selalu menjaga kesebersihan sekolah.

“Demi menjaga kebersihan kelas,para siswa kami tetap ada jadwal piket untuk melakukan kebersihan secara bergantian.Hal ini dilakukan supaya sekolah tetap selalu bersih.Sehingga sewaktu – waktu mendapatkan instruksi belajar secara tatap muka bisa langsung,” jelas Suhartini.

Suhartini menambahkan, pada saat ini seluruh dewan guru tetap masuk sekolah, walaupun diberlakukan sistem on-off, yakni guru masuk secara bergilir.Sebagian belajar di sekolah dan sebagian belajar di rumah.

“Tujuannya untuk relationship antar siswa dan guru. Jadi komunikasi guru dengan siswa bisa berjalan bagus. Selama ini kan,saat masa pandemi Covid -19 komunikasi hanya melalui lewat online,” katanya.

Pada kesempatan itu,Suhartini juga bersyukur kepada semua pihak atas loyalitas dalam memelihara sekolah terutama dalam kebersihan.

“Alhamdulillah,lingkungan sekolah dapat terawat dengan baik.Meskipun ada beberapa lokasi yang tidak bisa disentuh dan diselesaikan kebersihannya oleh anak-anak.Tentu harus memerlukan tenaga dan peralatan yang dibutuhkan, misalnya rumput panjang dan ranting di pohon yang mengenai genteng sekolah. Untuk masalah ini dibutuhkan tukang, nantinya dapat membantu kegiatan bersih bersih oleh anak anak dan untuk pembersihan yang berat berat diserahkan kepada tukang.Kita harapkan pandemi ini dapat segera berakhir,dan siswa maupun guru dapat bersekolah secara normal.” tutup Suhartini.

 

Pewarta : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *