Nasabah PNM Mekar cabang Carita untuk Banpres di PHP

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang Banten – Tujuan presiden menyalurkan Banpres Produktif untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ialah untuk meningkatkan produktifitas.

Namun tujuan presiden ini seakan membuat kecewa bagi empat orang Warga Indonesia yang ada di Kp. Pakojan desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang-Banten.

Kekecewaan ini dirasakan oleh mereka sebagai nasabah PNM Mekar cabang Carita, dimana keempat nasabah tersebut sudah menjadi penerima Banpres UMKM untuk tahap 1.

Kami sudah mendapatkan ATM, buku tabungan dari BNI untuk UMKM melalui PNM Mekar, tapi kami merasa di PHP (Pemberiam Harapan Palsu), ungkap Pinah salah satu nasabah PNM Mekar ke Mitrapol.com. Rabu (03/3/21).

Keempat orang ini merasakan hal yang sama pak, terangnya. Kami katanya uang yang seharusnya diberikan menjadi hak kami untuk mendapatkan bantuan banpres ini dananya katanya ditarik kembali oleh negara, papar Sapinah.

Kami dari awal pemberitahuan nama kami sebagai penerima umkm tadinya merasa senang mendapatkan bantuan dari pemerintah seperti yang dikatakan pak jokowi untuk membantu perekonomian masyarakatnya dalam usaha, tapi ternyata itu hanya PHP pak, terang pinah dengan raut wajah yang memprihatinkan.

Arlin selaku ketua dari PNM Mekar ini membenarkan hal tersebut dan uangnya ditarik kembali oleh negara melalui Kemenkop (Kementrian Koperasi).

Ia pak untuk tahap kedua ini tadinya kami sebagian membantu masyarakat untuk pencairan umkm ini,tapi karena adanya berbagai temuan oleh pihak audit, kami sudah tidak bisa membantu dan yang keempat ini uangnya ditarik kembali oleh negara.terang Arlin.

Jika memang bapak tidak percaya silahkan pertanyakan sama bapak kekemenkop kami hanya menjalankan tugas dan perintah pak, tuturnya.

Kejadian yang dialami oleh masyarakat yang mendapatkan banpres ini merupakan suatu kejadian yang sangat lucu dari aturan pemerintah yang seperti apa ini ucap Royen siregar selaku ketua LSM SANRA (Sayap Amanah Nusantara) DPW Banten.

Dikatakan Royen,bukanlah Presiden meluncurkan insentif untuk rakyat yang disebut bantuan Presiden (Banpres) produktif sebesar 2.4 juta rupiah karena presiden berharap, Banpres ini meningkatkan produktifitas para pengusaha UMKM ditengah adaptasi kebiasaan baru.?

Mereka sudah ada buku tabungan,ATM yang berlambangkan PNM Mekar,mereka dari bank harus pulang kerumahnya dengan kesedihan yang sangat mendalam loh,katanya uang mereka ditarik oleh kemenkop,kan gak masuk akal,apa memang uang umkm ini ada silvanya?.

Merekan ini sudah mengisi berkas, harus membawa KTP dan KK agar dapat memudahkan saat pengisian berkas.

Setelah itu harus mengisi surat pernyataan kedua yakni Surat Tanggung Jawab Mutlak atau SPTJM dari pihak PNM Mekaar.

Ketika semua berkas sudah terisi dan lampiran berkas sudah dipenuhi selanjutnya serahkan berkas tersebut kepada pihak PNM Mekaar akan dikirimkan ke bank BNI.

Selanjutnya dari bank BNI akan memproses pembuatan rekening baru yakni khusus rekening terdapat logo PNM Mekaar.

Setelah rekeningnya jadi akan diserahkan ke petugas PNM Mekaar untuk diberikan buku rekening serta ATM dan nomor rekening kepada penerima Banpres BLT UMKM Rp2,4 juta.

Hal ini sudah dapat nikmati bantuan dana hibah Rp2,4 juta yang dapat dicairkan melalui ATM bank BNI terdekat,tapi nyatanya yang keempat saat ini bukan menikmati uangnya tetapi menikmati pemberian harapan palsu tambah Royen.

Ini dalam rekening koran masing-masing penerima banpres ini tahap 1,Ibu Lilis kp.Pakojan rt/rw,002/005 dalam rekrning korannya periode tanggal 01/11/2020,S/D 04/03/2021,uang masuk kerekening dengan by sistem pada tanggal 11 desember 2020 trnasfer dari 1142359266 201751302027975008775 Pemindahan dari 8120719474 RPL17 BSOS201751302027975008775 dan 22 februari melalui by sistem transfer ke 8120719474 pengembalian BPUM Tahap 1,pemindahan ke 8120719474 RPL 175.

Ibu Esih Kp.Pakojan rt/rw 002/005 dalam rekrning korannya periode tanggal 01/10/2020,S/D 04/03/2021,uang masuk kerekening dengan by sistem pada tanggal 12 desember 2020 dari 1142373553 201751302027975008842 Pemindahan dari 8120719474 RPL 17 BSOS20175302027975008842 dan 22 februari melalui by sistem transfer ke 8120719474 pengembalian BPUM Tahap 1,pemindahan ke 8120719474 RPL 175.

Ibu Yuli yang beralamat dikp.Turus rt/rw 013/004 dalam rekrning korannya periode tanggal 01/01/2021,S/D 05/03/2021,uang masuk kerekening dengan by sistem pada tanggal 15 januari 2021 dan 22 februari melalui by sistem transfer ke 8120719474 pengembalian BPUM Tahap 1,pemindahan ke 8120719474 RPL 175.

Ibu sapinah dalam rekening korannya periode tanggal 01/01/2021,S/D 04/03/2021,uang masuk kerekening dengan by sistem pada tanggal 15 januari 2021 dan 22 februari melalui by sistem transfer ke 8120719474 pengembalian BPUM Tahap 1,pemindahan ke 8120719474 RPL 175.

Saya perhatikan dari rekening koran masing masing merupakan penerima banpres tahap 1, kenapa baru pemberitahuannya tahun 2021 ini, membingungkan, tolong pemerintah terkait jangan seakan memberikan harapan palsu kepada masyarakat, imbuhnya.

 

Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *