Melaporkan Tiga Wartawan, Kasi Intelejen Kajari Lebak dinilai Tak Paham Hukum

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke. S.Pd, M.Sc, MA, sangat menyayangkan dan mengecam setiap tindakan yang bernuansa teror terhadap wartawan. Lebih memprihatinkan lagi jika hal tersebut dilakukan oleh aparat penegak hukum.

Kejadian yang menimpa tiga wartawan Radar24.com dilaporkan oleh Kasi Intel Kejari Lebak Provinsi Banten ke Polres Lebak, Menurut Wilson Kasi Intelejen tersebut tidak paham hukum pers.

“Lucu, penegak hukum ko tidak tahu hukum, lebih baik Kasi Intelejen Kejari Lebak itu di copot aja dari jabatannya lantaran tak paham hukum, kenapa harus wartawan yang dilaporkan kenapa tidak Sudirman, saya menilai yang dilakukan oleh wartawan sudah benar dengan menerapkan etika sebelum ekpose melakukan konfirmasi terlebih dahulu,”terangnya Wilson Lalengke kepada awak media melalui telepon selulernya. Rabu, 10/3/2021

Selain itu, Wilson Lalengke menegaskan terhadap pihak Kepolisian Resort Lebak untuk lebih selektif dalam menerapkan undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) karena tidak semua harus diproses.

“Bila pihak kepolisian memproses ketiga wartawan terkait pemberitaan artinya sama juga bahwa pihak Polres tak paham Undang- Undang Pers No 40 tahun 1999 tentang Pers,”paparnya.

Hingga berita diterbitkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari Polres Lebak mengenai laporan Kasi Intelejen Kajari Lebak atas ketiga wartawan tersebut.

 

Pewarta : Ubay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *