KLHK Targetkan 20 Ribu Lokasi Proklim Pada 2024

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia menargetkan 20 ribu lokasi Program Kampung Iklim (ProKlim) pada tahun 2024 mendatang.

“Saat ini, terdapat sekitar 3.000 lokasi ProKlim di 33 provinsi dan 247 kabupaten/kota se Indonesia,” ujar Menteri LHK, Siti Nurbaya.

Sebelumnya, hal itu disampaikan Menteri Siti Nurbaya saat menjadi pembicara kunci pada acara Week of Indonesia – Netherlands Education and Research (WINNER) yang diselenggarakan secara virtual, Rabu 10 Maret 2021.

Menurutnya, ProKlim menjadi prioritas Indonesia dalam rangka adaptasi perubahan iklim dengan melibatkan partisipasi masyarakat di tingkat tapak.

“Semoga, pada tahun 2024 dapat meningkat menjadi 20.000 lokasi melalui 8 strategi,” ucap Menteri Siti Nurbaya.

Adapun kedelapan strategi tersebut terdiri dari penguatan kapasitas pemerintah daerah, penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan kemitraan multi-pemangku kepentingan, dan peningkatan kepemimpinan di tingkat lokal.

“Selain itu, ada juga strategi pengukuhan komitmen pemangku kepentingan, Sosialisasi kesuksesan, Pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna dan Optimalisasi potensi sumber pendanaan,” ungkap Menteri Siti Nurbaya.

Untuk menyukseskan ProKlim, Menteri Siti mengajak para alumni Belanda di Indonesia agar terlibat dalam upaya akselerasi ProKlim untuk meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim yang pada gilirannya dapat mendukung pencapaian NDC.

“Inklusivitas upaya pengendalian perubahan iklim yang dilaksanakan oleh KLHK dapat dilihat salah satunya dari kegiatan Pojok Iklim, yaitu forum diskusi multipihak yang dilaksanakan sejak awal 2016,” pungkasnya.

Forum itu menjadi wadah diskusi antar Kementerian/Lembaga terkait, asosiasi, pelaku usaha, akademisi, pemuda dan masyarakat umum untuk mengaktualisasikan dan mengartikulasikan kebijakan perubahan iklim, serta mendiseminasikan informasi best practices upaya pengendalian perubahan iklim di semua sektor.

“Sepanjang tahun 2020, Pojok Iklim mampu menjangkau masyarakat di 34 Provinsi di Indonesia dan menampilkan aksi nyata dari masyarakat di tingkat lokal dalam pengendalian perubahan iklim,” imbuhnya.

Diskusi mingguan tersebut, sambung Menteri Siti, telah berhasil mengadakan 42 diskusi, dimana 6 diskusi diantaranya dilaksanakan secara tatap muka sebelum adanya pandemi COVID-19 dan mengundang 150 pembicara.

Kemudian pengikut kanal media sosial Pojok Iklim meningkat menjadi 5.796 pengikut Instagram dan 613 pengikut YouTube. Pojok Iklim turut menggandeng kaum muda dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2020, dengan tema “Climate Change, We Pledge” yang mampu menghadirkan 70 persen peserta pada rentang usia 17-23 tahun,” tandas Menteri Siti Nurbaya.

 

Red.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *