Pemkab Beltim Jalin Rakor dengan Gubernur dan Forkopimda Babel Terkait Pengairan Sawah dari DAS Bendungan Pice

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Beltim – Bupati Belitung Timur (Beltim) Burhanudin dan Wakil Bupati (Wabup) Beltim Khairil Anwar menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman beserta Forkopimda Provinsi Babel, di Alun-Alun Desa Lenggang, sebagaimana pers release yang disampaikan Prokopim Setda Beltim, Jumat, (12/3/2021)

Bupati Beltim Burhanudin menjelaskan Rakor ini bertujuan membahas mengenai Daerah Aliran Sungai (DAS) Bendungan Pice, yang akan dipergunakan secara optimal untuk pengairan persawahan, Sumber Air Baku dan Objek Wisata.

“Pada hari ini tentunya kita berkoordinasi tentang DAS Bendungan Pice yang masih terdapat aktivitas pertambangan padahal pemanfaatannya untuk pengairan persawahan Danau Meranteh Desa Selinsing Kecamatan Gantung, persawahan Danau Nujau Desa Gantung, Lahan Persawahan Desa Padang, dan untuk pemanfaatan Sumber Air Baku Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kabupaten Beltim,” jelas Bupati Beltim

Berkaitan dengan itu, Bupati Beltim meminta kepada Pemprov Babel untuk bisa membangun saluran irigasi sekunder dan pengadaan Rice Milling Unit untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil sawah tersebut.

“Untuk Pengembangan Pice di Sektor Pertanian merupakan Kewenangan Pemprov untuk pembangunan saluran irigasi sekunder dan pengadaan Rice Milling Unit atau jenis mesin penggilingan padi generasi baru yang mudah dioperasikan, dimana proses pengolahan gabah menjadi beras dapat dilakukan dalam satu kali proses,” tambah Bupati Beltim

Komitmen terkait tambang ilegal yang beroperasi di kawasan DAS Bendungan Pice, Gubernur Babel meminta untuk dihentikan dan tidak diperbolehkan lagi beroperasi di kawasan DAS Bendungan Pice.

Berkenaan dengan itu, Bupati Beltim menangapi bahwa komitmen yang dilakukan oleh Gubernur Babel bukan merupakan upaya untuk melarang masyarakat untuk mencari nafkah, melainkan untuk sama-sama menjaga ekosistem secara keseluruhan.

“Kita bukan melarang masyarakat untuk mencari nafkah, tapi ini harus kita jaga ekosistem secara keseluruhan, ada hak kita ada hak orang lain, jadi kita hidup jangan terlampau egois,” tutup Bupati Beltim.

 

Pewarta : Teblyandi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *