Belasan CPMI Dikurung di Sebuah Kamar Apartemen Bassura, Aksi Dramatis Kepala BP2MI Selamatkan Para Korban P3MI Ilegal

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani melakukan aksi penyelamatan dramatis kepada 11 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non prosedural/ilegal yang terkurung dan terkunci di salah satu kamar Apartemen Bassura, Jakarta Timur.

Aksi penyelamatan CPMI oleh Kepala BP2MI dilakukan di Apartemen Bassura City Tower Geranium Lantai 11, Jatinegara, Jakarta Timur ini rencananya akan di berangkatkan oleh P3MI ke Dubai dan Arab Saudi.

Awalnya berdasarkan laporan dari masyarakat, dan kemudian Kepala BP2MI beserta Tim langsung bergerak untuk sidak dan menyelamatkan para CPMI non prosedural di Gg. Bumi Raya III, Duren Sawit. Setelah dikukan penyelamatan di wilayah Duren Sawit, Kepala BP2MI kembali menerima laporan langsung melalui alat komunikasi (HP), yang mana ada 12 orang CPMI yang disekap oleh oknum dari P3MI di sebuah Apartemen Bassura, Jakarta Timur. Dan kemudian Kepala BP2MI dan Tim bergerak langsung ke Aparteman Bassura.

“Tepat jam 11.40, Tim BP2MI sampai dan mendapati 14 CPMI yang sudah ditampung 1 bulan oleh PT. Naufal Amri Duta yang izinnya sudah dicabut oleh Kemenaker. Ke 14 CPMI kami selamatkan dan langsung dibawa menuju ke shelter UPT BP2MI Jakarta,” jelas Benny saat di lokasi kejadian, Selasa, 16/3/2021.

Benny menambahkan, setelah selesai dari lokasi pertama, Kepala BP2MI langsung bergerak menuju Apartemen Basura City Tower Geranium Lantai 11, Jatinegara, Jakarta Timur. Dari pengembangan informasi, Tim BP2MI mendapatkan informasi ternyata ada 11 orang CPMI yang akan diberangkatkan ke negara penempatan di kawasan Timur Tengah, oleh P3MI yang sama.

“Berdasarkan panduan telepon dengan CPMI, kami langsung meluncur ke Apartemen Bassura di Jl Basuki Rachmat, dan berhasil menemukan kamar mereka. Aksi dramatis terjadi karena 11 orang CPMI dikunci dari luar oleh pihak PT di sebuah kamar. Hampir satu jam kami berusaha membuka kunci kamar dibantu oleh pihak keamanan dan engineering Apartemen Bassura,” ujarnya.

Akhirnya dengan segala upaya dan kerja keras, lanjut Benny, Tim BP2MI dapat membuka pintu dan berhasil masuk menyelamatkan 11 CPMI dan langsung mengevakuasi ke UPT BP2MI Jakarta menyusul rekan rekannya yang pertama.

“Ini sudah dalam kondisi situasi darurat penempatan PMI secara ilegal, sudah 14 kali aksi penyelamatan BP2MI lakukan sudah ratusan CPMI yang kami cegah dikirim secara ilegal. Para CPMI ini dijanjikan gaji dari 4-6 juta,” tegasnya

Benny mengatakan, ini adalah tanggungjawab negara tidak hanya BP2MI, tetapi juga lintas Kementerian dan Lembaga.

“Hasil Berita Acara Klarifikasi sampai Berita Acara Pemeriksaan kami serahkan kepada Bareskrim Polri. Mari kita nantikan bersama-sama hukuman apa yang akan diterima oleh para sindikat kejahatan pengiriman ilegal PMI sesuai pelanggaran hukum yang dilakukannya,” pungkas Benny.

 

Pewarta : BS

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *