NCW Kalbar Pertanyakan Fungsi Embung 10 Miliar di Kendawangan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Ketapang,Kalbar – Telan anggaran hingga Rp 10 miliar, Proyek Embung kendawangan yang terletak di Desa Kendawangan Kanan Kecamatan Kendawangan kabupaten Ketapang,kini terkesan tak bertuan,pasalnya belum diserah terimakan kepada Pemerintah Daerah Ketapang maupun Pemerintah Desa.

Hasil pantauan media mitrapol dilokasi proyek tersebut bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Coruption Watch (NCW) Kalimantan Barat Ibrahim MYH, terlihat belum berfungsi maksimal proyek embung tersebut hingga kini.
Hal ini,sangat disayangkan jika Proyek yang menelan biaya besarnya Anggaran pada tahun 2014 dan 2015 bersumber dari APBN Murni itu,kini seperti tak bertuan dan terabaikan begitu saja dan juga dipertanyakan LSM NCW Kalimantan Barat,apakah embung ini,untuk mengalirkan air kerumah masyarakat setempat atau untuk pengairan air kesawah..?

Sementara itu Pemerintah Desa Kendawangan Kanan beserta Bumdes saat ini sudah mengambil langkah untuk berupaya memanfaatkan fasilitas dengan menganggarkan melalui Pamsimas dan Dana Desa untuk membuat mesin pendorong air bersih melalui bak penampungan air secara manual melalui pipa berukuran kecil dan beberapa alat pendukung lainnya,sekalipun belum adanya serah terima proyek Embung tersebut kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Kendawangan Kanan.

Hal ini jelas insiatif dan kebijaksanaan Kepala desa yang didukung oleh Perangkat Desa dan warga untuk membangun saluran air bersih yang selama ini didambakan masyarakat dibeberapa desa setempat.

“Proyek embung ini dibangun oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan 1 (BWS 1) Kalimantan Barat pada Tahun 2014 dan 2015 menggunakan anggaran APBN Murni. Dan selama hampir 6 Tahun, proyek ini belum berfungsi secara maksimal. Maka kami sudah pernah melaporkan ke Polda Kalbar,”ujar Ibrahim MYH pada Selasa (23/3/2021) Saat melakukan monitoring dilokasi proyek Embung Kendawangan.

Dia mengungkapkan proyek tersebut, dikerjakan dua tahap yakni tahun 2014 dan tahun 2015 senilai Rp. 10 milyar.

Pada tahap keduanya Rp. 4.4 milyar yang dilaksanakan oleh Kontraktor PT. KARTIKA SARI SEJAHTERA, sampai hari ini proyek embung tersebut terindikasi belum berfungsi maksimal. “Proyek tersebut menggunakan APBN murni,” ujarnya.

Selain itu tambah Ibrahim,Ada salah satu masyarakat mengeluhkan ,saat pengambilan air dilokasi penampungan secara manual dan itu sangat menyulitkan masyarakat setempat dikarenakan antri,selain itu pernah terjadi pertengkaran dikarenakan debet air yang dialirkan melalui bak penampungan air itu terlalu kecil, sehingga timbulnya antri saat mengambil air dan juga proyek embung ini masih tanda tanya bagi Ibrahim Myh dari NCW, apakah fungsi embung itu untuk mengaliri air kerumah masyarakat sekitar atau untuk mengairi kesawah sekitarnya,” Tambahnya

Ibrahim menambahkan, pihaknya sangat menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah, sebelumnya dalam kasus ini, NCW Investigator Kalimantan Barat melakukan Investigasi, monitoring dan pengumpulan data.

Secara Terpisah,Saat dikomfirmasi Kepala Desa Kendawangan Kanan,Zulkarnain mengatakan, ” Pihak Desa sudah berupaya hingga kini masih dalam proses pengerjaan,supaya bak penampungan air ( Seskuar ) bisa mengalir kerumah rumah warga,hal ini tentu insiatif kami Pemerintah Desa bersama warga untuk membangun aliran pipa air dari bak penampungan air sampai mengalir kerumah warga,” Ucap Zulkarnain

Selain itu,Zulkarnain juga menjelaskan, Anggaran yang diperoleh untuk aliran pipa air ini semua,kita telah di bantu oleh Pamsimas dan Dana Desa Bumdes.

Dari Pamsimas itu sendiri kita dapat bantuan sebesar Rp 240 juta dan juga ditambah Anggaran dari Dana Desa dan juga Bumdes,untuk pembelian kilometer untuk rumah rumah warga dan kran air, pipa dan alat pendukung lainnya,yang saat ini sedang dikerjakan, ” Terangnya.

Zulkarnain menambahkan, Dari sisi alat pertanian kita juga masih kekurangan dan ini kita sangat membutuhkan perhatian Pemerintah Daerah,dikarenakan masih banyak kekurangan di Desa kita dan juga dari sisi pengairan irigrasi yang juga sangat diperlukan,” Ungkap Zulkarnain Kades Kendawangan Kanan.

 

Pewarta : ROY

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *