Musyawarah Kerja Askab PSSI Pemalang. Begini Harapan Bupati Pemalang

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pemalang – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Askab Pemalang, hari ini Kamis, 25 Maret menggelar Musyawarah Kerja di Pendopo Kabupaten Pemalang. Musyawarah Kerja PSSI Kabupaten Pemalang dibuka langsung oleh Bupati Pemalang yang juga Ketua Askab PSSI Pemalang, Mukti Agung Wibowo.

Dalam Sambutannya, Agung mengatakan bahwa musyawarah kerja ini membuktikan bahwa Askab PSSI Pemalang merupakan organisasi yang dinamis, senantiasa mampu merespons dengan cepat setiap dinamika yang terjadi, baik di internal maupun eksternal organisasi. Harapannya, agenda ini dapat menjadi sarana dalam menyusun program kerja guna menjawab permasalahan yang sedang dialami.

“Dengan adanya respons yang baik terhadap kondisi terkini di bidang olahraga sepak bola, maka setiap permasalahan yang muncul akan dapat diselesaikan dengan cepat pula, sehingga kinerja organisasi ke depan akan semakin baik, dan perkembangan prestasi maupun potensi sepak bola di Pemalang juga akan semakin maju,” kata Agung.

Dalam perjalanan PSSI Askab Pemalang tak luput dari permasalahan dan konflik, baik dari luar maupun dalam organisasi.Permasalahan yang berasal dari luar organisasi di antaranya dapat terkait dengan pengelolaan liga, pelaksanaan program pengembangan atlet sepak bola, konflik dengan masyarakat maupun penyelenggaraan even sepak bola di tengah pandemi COVID-19.

Sedangkan, permasalahan dari dalam organisasi, pada umumnya menyangkut konflik antarpengurus, antara pengurus dengan pembina/penasehat/anggota, atau konflik yang terjadi antarsesama anggota. Tidak hanya itu, permasalahan internal juga dapat muncul akibat adanya kekosongan pimpinan atau pengurus lainnya.

Bupati berharap kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan akselerasi kinerja organisasi melalui inovasi-inovasi maupun keputusan-keputusan yang bersifat strategis.

Ia menilai, munculnya permasalahan dalam organisasi adalah hal wajar, dan menjadi bagian dari dinamika organisasi. “Pada intinya, agenda musyawarah kerja ini diharapkan dapat menjadi sarana dalam menyusun program kerja yang dapat menjawab permasalahan-permasalahan yang sedang dialami,” katanya.

 

Pewarta : Rizqon Arifiyandi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *