Lepas Lahan Hutan Tele, Kades Partungko Naginjang tersandung dugaan korupsi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan Sumut – Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejati Sumut melakukan penahanan terhadap tersangka inisial BPP, selaku Kades Partungko Naginjang, Kec. Harian Kab. Samosir, Sumatera Utara.

“Tersangka BPP diduga secara tanpa hak melepas hutan lindung seluas 350 Ha,” ujar Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian dalam pers relisnya, Kamis (25/3/2021)

Dikatakan, tersangka BPP, selaku Kades Partungko Naginjang, diduga telah melakukan tindak pidana korupsi pada Pelepasan Hutan Lindung seluas 350 Ha di Kawasan Hutan Tele di Desa Partungko Naginjang tahun 2003 sampai 2013.

Terkait itu, papar Sumanggar, pasal yang disangkakan kepada BPP, pasal 2 dan 3 UU 20 tahun 2001 jo UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KHUP Pidana.

Selanjutnya, tim penyidik menahan tersangka BPP, sesuai Surat Perintah Penahanan Kepala Kejati Sumut No: Print-06/L.2/Fd.1/03/2021 tanggal 25 Maret 2021.

” Tersangka ditahan selama 20 hari dan dititipkan di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polda Sumut,” jelas Sumanggar.

Disebutkan lagi, tersangka BPP sebagai Kades Partungko Naginjang, telah menghimpun masyarakat sebanyak 293 Orang dibagi dalam 7 kelompok untuk mengajukan izin membuka lahan di Desa Kawasan Hutan Tele.

“Tersangka mengutip uang senilai Rp 600 ribu perorang. kemudian uang tersebut diserahkan kepada Tim Penataan dan Pengaturan Kawasan Hutan Tele,” pungkasnya.

 

 

Pewarta : ZH

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *