Tidak Mau di Gusur, Warga di Luwu Timur Pertahankan Tanah Perkebunan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Luwu Timur – Kehadiran dua orang anggota DPRD Luwu Timur ditengah warga menjadi penyejuk atas kebimbangan yang mereka alami.

Warga yang mendapat kabar jika lahan yang selama ini dikelola akan digusur oleh pihak PTPN XIV PKS LUWU di kecamatan Burau yang kemudian akan dijadikan lokasi pembibitan. Hal inilah yang membuat warga berkumpul dan bertahan di lokasi perkebunan mereka.

Dua orang anggota DPRD ini kemudian akan membawa aspirasi warga untuk dibicarakan agar mendapatkan solusi terbaik antara masyarakat dan pihak PTPN.

“Persoalan ini akan kami bicarakan ketingkat pimpinan di DPRD, sehingga nantinya dapat dilakukan mediasi dan diharapkan dapat melahirkan solusi terbaik,”ujar Suardi Ismai, anggota DPRD dari partai PKS dapil Malili-Angkona.

Sementara itu, Wahidin Wahid dari Fraksi Golkar dapil Mangkutana Raya menghimbau kepada warga agar jangan ada yang anarkis atau tindakan yang dapat melawan hukum.
“Mari kita menahan diri dalam persoalan ini,jangan ada yang anarkis, kami berdua anggota dewan yang hadir disini akan membawa aspirasi ini ke DPR untuk dibicarakan dengan menghadirkan seluruh pihak terkait,”terang Wahidin.

Menurut salah satu warga yang hadir,lahan yang mereka kelolah selama ini adalah diluar daripada HGU dan tidak pernah mendapat teguran dari pihak manapun saat menggarap lahan tersebut.

Tiga kepala desa yang hadir ditengah-tengah warga, diantaranya kepala desa Lumbewe (Nahris), Kepala Desa Laro (Suharman), Kepala Desa Batu Putih (Abidin).

Pewarta : Adri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *