Pemprov Lampung laksanakan Musrenbang Perempuan dan Anak Tahun 2021

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melaksanakan Musrenbang Perempuan dan Anak Provinsi Lampung tahun 2021. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Novotel Bandar Lampung, Selasa (23/3/2021).

Hadir dalam acara, Gubernur Lampung yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Provinsi Lampung Qudrotul Ikhwan serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung Ibu Fitianita Damhuri, S.STP, M.Si, Analisis Anggaran Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian PPPA Dwi Budi Prasetyo, serta para Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten/Kota se – Provinsi Lampung dan hadir diantaranya Forum Anak Daerah (FAD) dan peserta lainnya.

Dengan mengusung tema ” Pemberdayaan dan Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak di Masa Pandemi Covid 19 Menuju Lampung Berjaya”

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Qodratul  Ikhwan mengatakan, bahwa perempuan dan anak di indonesia khususnya di Provinsi Lampung masih menjadi kelompok rentan terhadap tindakan kekerasan.

“Tentu ini menjadi perhatian semua pihak baik Pemprov Lampung maupun Kabupaten/Kota dan lainnya. Data korban kekerasan perempuan dan anak di Lampung, sampai bulan Maret ini sebanyak 20 kasus. Terdiri dari korban anak perempuan dan anak laki-laki 16 orang sedangkan dewasa empat orang,” ungkapnya.

Ditambahkan, Qodratul Ikhwan sesuai visi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung diharapkan Lampung Berjaya, dapat terjadi dalam segala hal. Termasuk perempuan dan anak harus berjaya.

“Program merupakan program prioritas Perempuan Berjaya dan lampung Ramah Perempuan dan Anak. Oleh karena itu, kami berharap kepada para peserta Musrenbang dapat turut serta mensukseskan agenda telah disusun. Adapun tujuan dan sasaran Pembangunan pemberdayaan perempuan dan anak antara Pemerintah Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat harus sejalan. Agregasi capaian pembangunan kabupaten/kota akan menetukan capaian pembangunan provinsi,” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung, Ibu Fitrianita Damhuri, S.STP, M.Si mengatakan,tentang kegiatan tersebut.

“Pada Musrenbang tahun ini kita akan menselaraskan Program Dinas PPPA Provinsi dengan Dinas PPPA Kabupaten/Kota.Program penanganan korban kekerasan dengan mengoptimalkan UPTD PPPA di 15 Kabupaten/Kota yang saat ini telah dibentuk. Kedepan perlu pengoptimalan dibidang pelayanan penanganan kekerasan perempuan dan anak,” kata Fitria.

Kemudian Dinas PPPA Provinsi Lampung, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum dengan lahirnya program unggulan unit pelayanan terpadu penanganan korban kekerasan perempuan dan anak. Selain itu,bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Dinas Koperasi untuk peningkatan perekonomian perempuan khususnya perempuan untuk bisa wirasausaha.

“Kita menginginkan Dinas PPPA Provinsi Lampung menjadi pusat layanan program kekerasan terpadu antara pelayanan kesehatan, pelayanan pendampingan psikolis serta pendampingan hukum dari aparat penegak hukum. Selain itu ,Dinas PPPA Provinsi lampung tahun ini Kabupaten / Kota Layak Anak (KLA) akan terus ditingkatkan untuk mencapai Provinsi Laya Anak (PROVILA),” tutupnya.

 

 

Pewarta : MM/rilis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *