LPLA Mendesak Kadis Kesehatan Aceh Besar Keluarkan Penetapan Black List atas PT. Mirtada Sejahtera

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Lembaga Pemantau Lelang Aceh LPLA mendesak Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar selaku PA/KPA paket Pembangunan Puskesmas Pulo Nasi Tahun Anggaran 2020 yang gagal dikerjakan sampai tahun anggaran berakhir.

Paket pekerjaan Pembangunan Puskesmas Pulo Nasi dikerjakan oleh PT.Mirtada Sejahtera Nomor kontrak 050.1/262/SPP/220 Tanggal 20 Juli 2020. Dari informasi yang kami dapatkan dari berbagai sumber dimana paket pekerjaan pembangunan Puskesmas Pulo Nasi tersebut telah dilakukan pemutusan kontrak.

Berdasarkan Perka LKPP Nomor 17 Tahun 2018 Tentang Sanksi Daftar Hitam dalam Pengadaan Barang/jasa Pemerintah. BAB III Pasal 3 huruf g Penyedia yang tidak melaksanakan kontrak, tidak menyelesaikan pekerjaan, atau dilakukan pemutusan kontrak secara sepihak oleh PPK/PA/KPA disebabkan oleh kesalahan penyedia barang dan Jasa. Rabu 31 Maret 2021

Jika PA/KPA tidak melakukan amanah Perka LKPP nomor 17/2018 ini maka pejabat nya bisa dikatagorikan telah melakukan perbuatan melawan hukum yang sanksinya wajib diterima oleh pejabat tersebut sesuai dengan perundang undangan yang berlaku.

Blacklist atau Daftar Hitam merupakan konsekwensi yang harus diterima oleh penyedia yang tidak melaksanakan kontrak, Black List juga dapat menjadikan efek jera kepada Pengusaha yang suka meminjamkan Bendera dengan mengharapkan fee dari pihak lain dan ini lumrah dilakukan meskipun secara aturan tidak dibenarkan menyewa bendera kecuali ada aturan khusus yang mesti dilaksanakan misalnya melakukan JO Join Operasional atau Sub kontrak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Pewarta : T,Indra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *